Sumber : http://m-wali.blogspot.com/2011/12/membuat-teks-berjalan-di-menu-bar.html#ixzz1gm44gTrc Oktober 2010 ~ WTOSCHA_90

Kamis, 28 Oktober 2010

Viskositas

Fluida, baik zat cair maupun zat gas yang jenisnya berbeda memiliki tingkat kekentalan yang berbeda. Pernah lihat air khan ? air apa dulu gurumuda air sumur, air leding, air minum, air tawar, air putih… he2… ini mah jenisnya sama, cuma nama panggilannya berbeda… maksud gurumuda adalah zat cair yang jenisnya berbeda… misalnya sirup dan air. Sirup biasanya lebih kental dari air. Atau air susu, minyak goreng, oli, darah, dkk…. Tambahin sendiri Tingkat kekentalan setiap zat cair tersebut berbeda-beda. Btw, pada umumnya, zat cair tuh lebih kental dari zat gas.
Viskositas alias kekentalan sebenarnya merupakan gaya gesekan antara molekul-molekul yang menyusun suatu fluida (fluida tuh zat yang dapat mengalir, dalam hal ini zat cair dan zat gas… jangan pake lupa ya). Istilah gaulnya, viskositas tuh gaya gesekan internal fluida (internal = dalam). Jadi molekul-molekul yang membentuk suatu fluida saling gesek-menggesek ketika fluida tersebut mengalir. Pada zat cair, viskositas disebabkan karena adanya gaya kohesi (gaya tarik menarik antara molekul sejenis). Sedangkan dalam zat gas, viskositas disebabkan oleh tumbukan antara molekul.
Fluida yang lebih cair biasanya lebih mudah mengalir, contohnya air. Sebaliknya, fluida yang lebih kental lebih sulit mengalir, contohnya minyak goreng, oli, madu dkk. Dirimu bisa membuktikan dengan menuangkan air dan minyak goreng di atas lantai yang permukaannya miring. Pasti air ngalir lebih cepat daripada minyak goreng atau oli. Tingkat kekentalan suatu fluida juga bergantung pada suhu. Semakin tinggi suhu zat cair, semakin kurang kental zat cair tersebut. Misalnya ketika ibu menggoreng paha ikan di dapur, minyak goreng yang awalnya kental menjadi lebih cair ketika dipanaskan. Sebaliknya, semakin tinggi suhu suatu zat gas, semakin kental zat gas tersebut.
Oya, perlu diketahui bahwa viskositas alias kekentalan cuma ada pada fluida riil (rill = nyata). Fluida riil/nyata tuh fluida yang kita temui dalam kehidupan sehari-hari, seperti air, sirup, oli, asap knalpot, dkk…. Fluida riil berbeda dengan fluida ideal. Fluida ideal sebenarnya tidak ada dalam kehidupan sehari-hari. Fluida ideal hanya model yang digunakan untuk membantu kita dalam menganalisis aliran fluida (fluida ideal ini yang kita pakai dalam pokok bahasan Fluida Dinamis). Mirip seperti kita menganggap benda sebagai benda tegar, padahal dalam kehidupan sehari-hari sebenarnya tidak ada benda yang benar-benar tegar/kaku. Tujuannya sama, biar analisis kita menjadi lebih sederhana alias tidak beribet. Ok, kembali ke laptop….
Koofisien Viskositas
Viskositas fluida dilambangkan dengan simbol (baca : eta). Ini hurufnya orang yunani. Hurufnya orang yunani aneh2, kakinya sebelah panjang, sebelahnya pendek… = koofisien viskositas. Jadi tingkat kekentalan suatu fluida dinyatakan oleh koofisien viskositas fluida tersebut. Secara matematis, koofisien viskositas bisa dinyatakan dengan persamaan. Sekarang, siapkan amunisi secukupnya… kita akan menurunkan persamaan si koofisien viskositas. Untuk membantu menurunkan persamaan, kita meninjau gerakan suatu lapisan tipis fluida yang ditempatkan di antara dua pelat sejajar. Ok, tancap gas… Tataplah gambar di bawah dengan penuh kelembutanLapisan fluida tipis ditempatkan di antara 2 pelat. Gurumuda sengaja memberi warna biru pada lapisan fluida yang berada di bagian tengah, biar dirimu mudah paham dengan penjelasan gurumuda. Masih ingat si kohesi dan adhesi tidak ? kohesi tuh gaya tarik menarik antara molekul sejenis, sedangkan si adhesi tuh gaya tarik menarik antara molekul yang tak sejenis. Gaya adhesi bekerja antara pelat dan lapisan fluida yang nempel dengan pelat (molekul fluida dan molekul pelat saling tarik menarik). Sedangkan gaya kohesi bekerja di antara selaput fluida (molekul fluida saling tarik menarik).
Mula-mula pelat dan lapisan fluida diam (gambar 1). Setelah itu pelat yang ada di sebelah atas ditarik ke kanan (gambar 2). Pelat yang ada di sebelah bawah tidak ditarik (pelat sebelah bawah diam). Besar gaya tarik diatur sedemikian rupa sehingga pelat yang ada di sebelah atas bergeser ke kanan dengan laju tetap (v tetap). Karena ada gaya adhesi yang bekerja antara pinggir pelat dengan bagian fluida yang nempel dengan pelat, maka fluida yang ada di sebelah bawah pelat juga ikut2an bergeser ke kanan. Karena ada gaya kohesi antara molekul fluida, maka si fluida yang bergeser ke kanan tadi narik temannya yang ada di sebelah bawah. Temannya yang ada di sebelah bawah juga ikut2an bergeser ke kanan. Temannya tadi narik lagi temannya yang ada di sebelah bawah. begitu seterusnya…
Ingat ya, pelat yang ada di sebelah bawah diam. Karena si pelat diam, maka bagian fluida yang nempel dengan pelat tersebut juga ikut2an diam (ada gaya adhesi.. jangan pake lupa). Si fluida yang nempel dengan pelat nahan temannya yang ada di sebelah atas. Temannya yang ada di sebelah atas juga nahan temannya yang ada di sebelah atas… demikian seterusnya.
Karena bagian fluida yang berada di sebelah atas menarik temannya yang berada di sebelah bawah untuk bergeser ke kanan, sebaliknya bagian fluida yang ada di sebelah bawah menahan temannya yang ada di sebelah atas, maka laju fluida tersebut bervariasi. Bagian fluida yang berada di sebelah atas bergerak dengan laju (v) yang lebih besar, temannya yang berada di sebelah bawah bergerak dengan v yang lebih kecil, demikian seterusnya. Jadi makin ke bawah v makin kecil. Dengan kata lain, kecepatan lapisan fluida mengalami perubahan secara teratur dari atas ke bawah sejauh l (lihat gambar 2)
Perubahan kecepatan lapisan fluida (v) dibagi jarak terjadinya perubahan (l) = v / l. v / l dikenal dengan julukan gradien kecepatan. Nah, pelat yang berada di sebelah atas bisa bergerak karena ada gaya tarik (F). Untuk fluida tertentu, besarnya Gaya tarik yang dibutuhkan berbanding lurus dengan luas fluida yang nempel dengan pelat (A), laju fluida (v) dan berbanding terbalik dengan jarak l. Secara matematis, bisa ditulis sebagai berikut :
Sebelumnya, gurumuda sudah menjelaskan bahwa Fluida yang lebih cair biasanya lebih mudah mengalir, sebaliknya fluida yang lebih kental lebih sulit mengalir.

Rabu, 27 Oktober 2010

SNI biji Kakao versi BSN

Mutu biji kakao diklasifikasikan berdasarkan standar mutu SNI 01-2323-2000
No. Karakteristik Mutu I Mutu II Sub standar
1 Jumlah biji / 100 gr
2 Kadar air % (b/b) maks 7,5 7,5 > 7,5
3 Berjamur % (b/b) maks 3 4 > 4
4 Tak terfermentasi % (b/b) maks 3 8 > 8
5 Berserangga, hampa, berkecambah % (b/b) maks 3 6 > 6
6 Biji pecah % (b/b) maks 3 3 3
7 Benda asing % (b/b) maks 0 0 0

Selasa, 26 Oktober 2010

Chelsea Ala Brazil


Bek Chelsea asal Brasil, Alex, menyatakan bahwa klubnya telah menerapkan sistem permainan yang menyerupai gaya permainan menyerang ala Tim Samba.

The Blues menorehkan performa dahsyat di awal musim ini. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu hanya kehilangan lima angka dari kemungkinan 27 poin dari sembilan laga.
Selain itu, The Pensioners juga mencatat rekor gol yang sangat apik, dengan memasukkan 25 gol dan kebobolan hanya dua kali.

"Cara kami bermain sepanjang tahun ini membuat saya menyamakan kami dengan Brasil," ucap eks pemain PSV Eindhoven itu kepada majalah resmi klub.

Menurutnya, Tim Brasil memiliki mentalitas yang sama. Rata-rata pemainnya menginginkan selalu menyerang. "Mereka hanya ingin menyerang." jelasnya.
"Namun, terdapat satu perbedaan. Di sini kami mencoba untuk lebih seimbang dalam bertahan,"

Senin, 25 Oktober 2010

Kjedahl (Protein)

Metode Kjeldahl merupakan metode yang sederhana untuk penetapan nitrogen total pada asam amino, protein dan senyawa yang mengandung nitrogen. Sampel didestruksi dengan asam sulfat dan dikatalisis dengan katalisator yang sesuai sehingga akan menghasilkan amonium sulfat. Setelah pembebasan dengan alkali kuat, amonia yang terbentuk disuling uap secara kuantitatif ke dalam larutan penyerap dan ditetapkan secara titrasi. Metode ini telah banyak mengalami modifikasi. Metode ini cocok digunakan secara semimikro, sebab hanya memerlukan jumlah sampel dan pereaksi yang sedikit dan waktu analisa yang pendek.
Cara Kjeldahl digunakan untuk menganalisis kadar protein kasar dalam bahan makanan secara tidak langsung, karena yang dianalisis dengan cara ini adalah kadar nitrogennya. Dengan mengalikan hasil analisis tersebut dengan angka konversi 6,25, diperoleh nilai protein dalam bahan makanan itu. Untuk beras, kedelai, dan gandum angka konversi berturut-turut sebagai berikut: 5,95, 5,71, dan 5,83. Angka 6,25 berasal dari angka konversi serum albumin yang biasanya mengandung 16% nitrogen. Prinsip cara analisis Kjeldahl adalah sebagai berikut: mula-mula bahan didestruksi dengan asam sulfat pekat menggunakan katalis selenium oksiklorida atau butiran Zn. Amonia yang terjadi ditampung dan dititrasi dengan bantuan indikator. Cara Kjeldahl pada umumnya dapat dibedakan atas dua cara, yaitu cara makro dan semimakro. Cara makro Kjeldahl digunakan untuk contoh yang sukar dihomogenisasi dan besar contoh 1-3 g, sedang semimikro Kjeldahl dirancang untuk contoh ukuran kecil yaitu kurang dari 300 mg dari bahan yang homogen. Cara analisis tersebut akan berhasil baik dengan asumsi nitrogen dalam bentuk ikatan N-N dan N-O dalam sampel tidak terdapat dalam jumlah yang besar. Kekurangan cara analisis ini ialah bahwa purina, pirimidina, vitamin-vitamin, asam amino besar, kreatina, dan kreatinina ikut teranalisis dan terukur sebagai nitrogen protein. Walaupun demikian, cara ini kini masih digunakan dan dianggap cukup teliti untuk pengukuran kadar protein dalam bahan makanan.
Analisa protein cara Kjeldahl pada dasarnya dapat dibagi menjadi tiga tahapan yaitu proses destruksi, proses destilasi dan tahap titrasi.
1. Tahap destruksi
Pada tahapan ini sampel dipanaskan dalam asam sulfat pekat sehingga terjadi destruksi menjadi unsur-unsurnya. Elemen karbon, hidrogen teroksidasi menjadi CO, CO2 dan H2O. Sedangkan nitrogennya (N) akan berubah menjadi (NH4)2SO4. Untuk mempercepat proses destruksi sering ditambahkan katalisator berupa campuran Na2SO4 dan HgO (20:1). Gunning menganjurkan menggunakan K2SO4 atau CuSO4. Dengan penambahan katalisator tersebut titk didih asam sulfat akan dipertinggi sehingga destruksi berjalan lebih cepat. Selain katalisator yang telah disebutkan tadi, kadang-kadang juga diberikan Selenium. Selenium dapat mempercepat proses oksidasi karena zat tersebut selain menaikkan titik didih juga mudah mengadakan perubahan dari valensi tinggi ke valensi rendah atau sebaliknya.
2. Tahap destilasi
Pada tahap destilasi, ammonium sulfat dipecah menjadi ammonia (NH3) dengan penambahan NaOH sampai alkalis dan dipanaskan. Agar supaya selama destilasi tidak terjadi superheating ataupun pemercikan cairan atau timbulnya gelembung gas yang besar maka dapat ditambahkan logam zink (Zn). Ammonia yang dibebaskan selanjutnya akan ditangkap oleh asam khlorida atau asam borat 4 % dalam jumlah yang berlebihan. Agar supaya kontak antara asam dan ammonia lebih baik maka diusahakan ujung tabung destilasi tercelup sedalam mungkin dalam asam. Untuk mengetahui asam dalam keadaan berlebihan maka diberi indikator misalnya BCG + MR atau PP.
3. Tahap titrasi
Apabila penampung destilat digunakan asam khlorida maka sisa asam khorida yang bereaksi dengan ammonia dititrasi dengan NaOH standar (0,1 N). Akhir titrasi ditandai dengan tepat perubahan warna larutan menjadi merah muda dan tidak hilang selama 30 detik bila menggunakan indikator PP.
%N = × N. NaOH × 14,008 × 100%
Apabila penampung destilasi digunakan asam borat maka banyaknya asam borat yang bereaksi dengan ammonia dapat diketahui dengan titrasi menggunakan asam khlorida 0,1 N dengan indikator (BCG + MR). Akhir titrasi ditandai dengan perubahan warna larutan dari biru menjadi merah muda.
%N = × N.HCl × 14,008 × 100 %
Setelah diperoleh %N, selanjutnya dihitung kadar proteinnya dengan mengalikan suatu faktor. Besarnya faktor perkalian N menjadi protein ini tergantung pada persentase N yang menyusun protein dalam suatu bahan.

Aplikasi Analisa Daya Hantar Listrik Perairan (Analisa Air)

APLIKASI ANALISA DHL

Analisis Konduktivitas Tablet Aspirin

Asam salisilat adalah golongan khusus dari asam hidroksi. Penggunaan utama dari asam salisilat adalah dalam pembuatan aspirin. Untuk mengukur konduktivitas aspirin, larutan ditaruh dalam sebuah sel, yang tetapan selnya telah ditetapkan dengan kalibrasi dengan suatu larutan yang konduktivitasnya diketahui dengan tepat. Pengaliran arus melalui larutan suatu elektrolit dapat menghasilkan perubahan-perubahan dalam komposisi larutan di dekat sekali dengan lektrode-elektrode, begitulah potensial-potensial dapat timbul pada elektrode-elektrode, dengan akibat terbawanya sesatan-sesatan serius dalam pengukuran-pengukuran konduktivitas, kecuali kalau efek-efek polarisasi demikian dapat dikurangi sampai proporsi yang terabaikan.
Hendaknya diperhatikan pentingnya pengendalian temperatur dalam pengukuran-pengukuran konduktans. Sementara penggunaan termostat tidaklah sangat penting dalam titrasi konduktometri, kekonstanan dalam temperatur dituntut, tetapi biasanya kita hanya perlu menaruh sel konduktivitas itu dalam bejana besar penuh air pada temperatur laboratorium. Aspirin digunakan secara meluas dalam bentuk murni atau campuran dengan obat lain, baik sebagai obat penghilang rasa nyeri (analgesik) atau obat demam. Pengaruh sampingnya adalah pendarahan saluran pencernaan, dan dalam dosis tinggi menyebabkan kematian

Minggu, 24 Oktober 2010

OMEGA 9

Oleh: Prof. DR. Ir. Tien R Muchtadi MS

Lemak/minyak merupakan salah satu jenis makanan yang banyak digunakan untuk diet sehari-hari. Hal ini disebabkan oleh keuntungan lemak/minyak yang telah dirasakan oleh segenap lapisan orang, yaitu untuk meningkatkan cita rasa, memperbaiki tekstur, dan pembawa flavor, disamping fungsi fisiologis dan sebagai sumber enerji.

Beberapa hal yang mempengaruhi sifat-sifat minyak adalah asam lemak penyusunnya, yaitu asam lemak jenuh (saturated fatty acid/SFA) dan asam lemak tak jenuh (unsaturated fatty acid/UFA), yang terdiri atas mono-unsaturated fatty acid (MUFA) dan poly-unsaturated fatty acid (PUFA) atau high unsaturated fatty acid. Para ahli biokimia dan ahli gizi lebih mengenalnya dengan sebutan asam lemak tak jenuh Omega 3, Omega 6 dan Omega 9.

Makan (diet sehat) erat kaitannya dengan diet jantung sehat. Hal ini disebabkan oleh isu penyakit jantung koroner (PJK) yang merupakan salah satu penyebab kematian peringkat atas di Indonesia. Penyakit jantung banyak kaitannya dengan pangan yang kita konsumsi. Makanan yang sangat erat hubungnnya dengan PJK antara lain serat makanan, protein dan lemak/minyak. Di antara ketiga faktor tersebut, konsumsi minyak dan lemak merupakan faktor paling dominan dan mendapat perhatian paling luas.

Studi pengaruh konsumsi minyak/lemak terhadap PJK sudah dimulai pada pertengahan 1950-an oleh Ahren, Kinsell, Keys dan Hegsted serta formula Keys yang disempurnakan oleh Hegsted. Sampai pertengahan 1980-an kebanyakan penelitian tentang saturated fat menyatakan terjadinya peningkatan kolesterol. Sebenarnya hal ini sangat bergantung pada panjang rantai karbon, terutama C12:0 dan C14:0, yang berasal dari bahan bakunya. Sebaliknya, PUFA mempunyai pengaruh yang dapat menurunkan kolesterol sedangkan MUFA pada saat itu belum mendapat perhatian khusus.

Perkembangan selanjutnya menunjukkan ternyata mengkonsumsi PUFA (Omega 6) yang berlebihan tanpa diimbangi konsumsi Omega 3 memang dapat menurunkan LDL kolesterol, akan tetapi HDL kolesterol juga dilaporkan ikut mengalami penurunan. Selain itu, keseimbangan antara Omega 3 dan Omega 6 terganggu, menyebabkan darah mudah menggumpal. Kedua hal ini tidak menguntungkan karena rasio LDL/HDL (Indeks PJK) yang menurun dan mudahnya darah menggumpal tidak dapat mencegah terjadinya PJK, bahkan dapat memicu terjadinya PJK.

Pada 1985 Grundy dan 1987 Mensink menyatakan bahwa MUFA dapat menurunkan kolesterol (LDL-kolesterol) sehingga MUFA mulai mendapat perhatian. Salah satu jenis MUFA adalah Omega 9 (Oleat) yang berdasarkan penelitian pada 1992, 1998, 1999 dan 2000, menyimpulkan bahwa Omega 9 memiliki daya perlindungan yang mampu menurunkan LDL kolesterol darah, meningkatkan HDL kolesterol yang lebih besar dibanding Omega 3 dan Omega 6, lebih stabil dibandingkan dengan PUFA. Hal ini dapat dilihat dari masyarakat yang hidup di kawasan Mediteranian yang jarang ditemukan penderita jantung koroner karena tingginya konsumsi Omega 9 dan Omega 3. Sedangkan di kawasan barat (AS dan Eropa) konsumsi lemaknya memiliki rasio 10:1 (Omega 6, Omega 3), yang dianggap tidak sehat.

Berdasarkan penelitian dan kajian epidemilogi di atas, mulai terjadi perubahan pandangan dari konsumsi minyak kaya Omega 6 dan Omega 3 dengan kembali mengkonsumsi minyak yang berimbang yaitu 30% saturated fat, 40% MUFA (Omega 9) dan 30% PUFA (Omega 6 dan Omega 3).

Minyak sawit memiliki karakteristik asam lemak utama penyusunnya terdiri atas 35 - 40% asam palmitat, 38 - 40% oleat dan 6 - 10% asam linolenat serta kandungan mikronutriennya seperti karitenoid, tokoferol, tokotrienol dan fitosterol. Di samping itu keunggulan minyak sawit sebagai minyak makan adalah tidak perlu dilakukan parsial hidrogenasi untuk pembuatan margarin dan minyak goreng (deep frying fat), trans-fatty acid rendah, dan unit cost murah. Klaim produk minyak sawit sebagai produk sehat telah banyak dilakukan penelitian mendasar, sehingga klaim unggulannya mempunyai dasar yang kuat. Meskipun minyak sawit mengandung MUFA (Omega 9) cukup tinggi, kandungan asam lemak jenuhnya (palmitat) juga tinggi yaitu 40%. Namun, asam palmitat yang ada dalam minyak sawit mempunyai nilai positif karena dapat menurunkan kolesterol LDL.

Sebagai penutup, dapat disampaikan bahwa asam lemak Omega 9 dapat mencegah PJK (teruji secara laboratoris dan epidemilogis), di mana penelitian yang dilakukan selalu menggunakan minyak dengan kadar asam lemak jenuh yang rendah (sekitar 5%). Ada hasil riset yang menyatakan bahwa Omega 6 dalam bentuk tunggal memiliki sifat negatif karena berkaitan dengan peningkatan produksi eicosanoids (stimulan pertumbuhan tumor pada binatang percobaan). Namun dengan adanya Omega 9 dan Omega 3, dalam proporsi yang sesuai akan memiliki potensi memblokir produk senyawa eicosanoids tersebut, sehingga lagi-lagi peran Omega 9 dapat mencegah stimulasi negatif Omega 6.

Caffeine....DANGEROUS........!!!!!!!


Setiap orang berbeda kadar kepekaannya terhadap kafein. Beberapa kepekaan terhadap pengaruh kafein terhadap ibu yang sedang hamil telah diungkapkan, yaitu dapat menyebabkan kelahiran bayi yang cacat. Penelitian terhadap manusia dan hewan belum konklusif hasilnya; apakah benar dengan konsumsi normal sehari-hari dapat mengakibatkan kelahiran bayi yang cacat. Walaupun demikian karena adanya ketidakpastian dalam penelitian terhadap manusia dan telah adanya bukti yang nyata bahwa beberapa bayi cacat terjadi pada hewan percobaan, maka dapat disarankan untuk perempuan yang sedang hamil untuk mengurangi konsumsi kafeinnya perhari.

Begitupun juga dengan konsumsi minuman berenergi (semisal kratingdaeng, M-150, dan produk sejenisnya). Orang mungkin terpikat dengan namanya dan meminumnya untuk membangkitkan tenaga. Tetapi harus diketahui minuman berenergi berbeda dengan minuman sumber energi.

Suatu bahan pangan layak disebut sumber zat gizi tertentu apabila kandungan zat gizi yang diklaimnya sekurang-kurangnya 10% dari kecukupan gizi yang dianjurkan, per takaran saji. Jadi suatu produk minuman dapat disebut sebagai sumber energi bila dalam satu takaran saji mengandung sekurang-kurangnya 250-280 kkal. Sebagai gambaran kecukupan energi pria dewasa usia 20-45 tahun adalah sebesar 2.800 kkal/hari, sedangkan usia 46-59 tahun adalah 2.500 kkal/hari. Sedangkan kontribusi minuman berenergi terhadap pemenuhan kebutuhan energi khususnya pria dewasa adalah berkisar 7-15% bila dikonsumsi 2-3 kali sehari atau kandungan energinya berkisar 100-112 kkal untuk satu takaran saji (150 ml/botol). Dari perhitungan ini diketahui bahwa minuman berenergi belum termasuk dalam golongan minuman sumber energi.

Jika melihat dari komposisinya, maka yang perlu diwaspadai dari minuman berenergi adalah kandungan kafeinnya. Mengutif beberapa hasil penelitian, dosis 100-150 mg kafein merupakan batas amam konsumsi manusia, dan efek yang diberikan pada takaran ini adalah dapat meningkatkan aktivitas mental yang membuat orang selalu terjaga, sehingga dosis anjuran konsumsi dari produsen minuman berenergi adalah 2-3 kali atau setara dengan 100-150 mg kafein seharinya. Hal ini sebenarnya beresiko terutama bila konsumsi dari minuman berenergi masih disertai dengan minum kopi.

Penutup
Konsumsi kopi/teh serta minuman berenergi bagi masyarakat Indonesia, seperti telah menjadi tradisi yang mengakar dan sulit untuk ditinggalkan. Disatu sisi, kafein merupakan senyawa yang bermanfaat bagi manusia, yang telah memberikan banyak keuntungan terutama untuk menigkatkan daya konsentrasi dan menambah kenikmatan dalam mengkonsumsi suatu minuman. Tetapi di sisi lain, kafein juga diketahui merupakan senyawa beracun, yang dapat menganggu kesehatan manusia dan keturunannya. Sekarang tinggal pada kearifan dari manusia itu sendiri untuk tidak mengkonsumsinya secara berlebihan. Bukankan suatu yang berlebihan selalu tidak baik (dari pelbagai sumber).

Sabtu, 23 Oktober 2010

101 Cara Membuat Blog Menghasilkan Uang

Blogging merupakan bisnis besar hari-hari ini, dengan beberapa blogger dilaporkan memiliki penghasilan jutaan dollar. Ada banyak cara yang dilakukan blogger ini untuk mendapatkan cek dalam jumlah besar, dan cara tersebut haruslah tidak mengusir atau menakut-nakuti pelanggan anda. Lihat 101 cara dibawah ini dan pelajarilah alat dan metodenya.

Merchandising
Jika anda adalah blogger yang dicintai, ada kemungkinan yang baik para pembaca akan memberikan dukungan kedapa anda. Berikan apa yang mereka mau dan cobalah menghasilkan uang dengan menjual barang-barang.

CafePress.com : Situs favorit ini memungkinkan anda membuat logo blog anda pada baju, tas, alas dan barang lainnya.
Buku Terbitan Sendiri: Jika pembaca anda menyukai apa yang anda tulis, mungkin mereka ingin memiliki dalam bentuk yang dapat mereka pegang saat online untuk ditunjukan kepada teman mereka. Ciptakanlah percetakan untuk menerbitkan buku sendiri seperti Lulu dan anda akan menikmati keuntungan walaupun tanpa buku besar.
Printfection.com : Desain dan jual-lah produk yang anda buat sendiri dengan Printfection.com.
Konten Hard Copy: Buatlah buku: CD-ROM dengan konten terorganisir yang dapat anda akses secara offline. Anda dapat mengambil langkah lebih jauh dengan menjual subscription update.
GoodStorm : Seperti CafePress.com dan Printfection.com, GoodStorm adalah cara baik untuk menciptakan dan menjual barang buatan anda sendiri.
Konten Bayaran
Konten bayaran adalah cara baik untuk menghasilkan uang bagi para blogger yang secara reguler memberikan informasi bermutu – terutama jika informasi ini juga berguna bagi orang lain untuk menghasilkan uang. Jangan menciptakan preview yang membuat konten itu tidak membutuhkan keanggotaan untuk dibaca penuh. Cobalah haruskan pelanggan untuk membayar sejumlah uang untuk mendapatkan informasi bermutu secara lengkap.

E-Books: Apakah itu merupakan kompilasi dari tip terbaik anda atau ide yang disatukan – sebuah e-book adalah konten baik yang ramah dengan pembaca.
White Papers: Seperti e-books, white papers tampil lebih kecil namun memiliki versi teknis yang lebih banyak mengenai konten anda.
Layanan Telpon: Jual-lah layanan telpon yang memberikan nasihat dan layanan konsultasi.
Miniguides: Jika anda memiliki mini konten yang sangat membantu, buatlah satu paket berisikan bantuan kecil.
Tutorial: Kumpulkan pengetahuan anda dan kompilasikan mereka kedalam bentuk tutorial yang didasarkan pada nasihat pakar.
Bagian khusus Anggota: Apakah anda menyediakan akses kepada published items atau hanya merupakan konten bebas iklan, pastikan anda menyampaikan produk yang bersedia dibayar oleh para pembaca anda.
TextMarks Inc : Kenakan biaya kepada para pelanggan anda dengan layanan sms mengenai konten dengan TextMarks.
X-Events : Proyeksikan even fisik secara online dan ciptakan pendapatan dengan mengenakan biaya administrasi, sponsor dan menjual subscription pada even selanjutnya.
Podcasts: Podcasts mungkin merupakan sesuatu yang baru bagi para pembaca anda, dan kebanyakan dari mereka mungkin bersedia membayar anda.
Video: Seperti podcast, video merupakan tambahan nilai kepada pembaca.
Begging
Bukan sesuatu yang menyakitkan untuk berterus terang anda mendapatkan uang dari blog anda. Tanyakan kepada pembaca untuk memberikan sumbangan – dengan cara yang sopan tentunya – seorang yang secara tulus menghargai kerja anda akan bersedia memberikan sedikit untuk memastikan sukses anda.

PayPal : Sistem Paypal memungkinkan anda memberikan tombol sumbangan pada blog anda.
Amazon Honor System : Seperti PayPal, Amazon Honor System memungkinkan anda menerima sumbangan secara online.
Cek Lewat Surat: Tentu saja kiriman cek lewat kotak surat anda juga dapat dilakukan. Berikan kepada para pembaca anda alamat lengkap anda bagi mereka yang ingin memberikan sumbangan.
Belikan saya bir/kopi: Meminta sumbangan dalam bentuk bir. Kopi atau barang lainnya memungkinkan pembaca untuk memberikan anda sesuatu dalam bentuk yang lebih nyata.
Amazon Wish List: Walaupun bukan dalam bentuk uang, mintalah pembaca anda untuk membelikan anda barang dari Amazon Wish List.
Kesempatan
Menjadi bloger sukses berarti menjadi pakar dalam bidang anda. Anda dapat menggunakan status ini untuk menghasilkan uang lewat kesempatan, yang dapat meningkatkan nilai anda dimata pembaca.

Writing Gigs: Dengan menunjukan talenta pada blog anda, anda menyediakan resume hidup pada jaringan blog atau situs berita yang mungkin akan menyewa jasa anda.
Seminar dan Workshop: Sebagai seorang pakar, anda dapat mengundang pembaca untuk mengunjungi anda secara pribadi untuk seminar dan workshop.
Bloger untuk disewa : Buatlah diri anda dipekerjakan oleh website perusahaan untuk menulis blog.
Pekerjaan Blogger : Seperti bloger sewaan, Blogger Jobs dapat menghubungkan anda dengan situs yang sedang membutuhkan blogger.
Offline: Bawalah kemampuan blogging anda kepada dunia yang lebih nyata dengan menjadi kolumnis pada koran atau majalah.
Guest Blogging: Cobalah menjadim tamu bagi blog orang lain.
Job Board: Jika anda adalah pemimpin industri, ciptakanlah job board yang memungkinkan pembaca anda untuk direkrut sesuai posisinya.
Buatlah Stasiun Radio: Dengan stasiun radio, anda dapat memberikan fitur podcast, menjual spot untuk acara atau menjual iklan suara.
Konsultasi: Jika anda adalah seorang blogger sukses, anda mungkin memiliki banyak informasi untuk dibagikan. Jadilah konultan free lance dan buatlah diri anda dibayar untuk sesuatu yang anda tau.
Berbicara: Blog anda dapat membuat anda dikenal oleh pemimpin industri dan dapat membuat anda diundang dalam berbagai pertemuan.
Buku: Sejumlah blogger populer telah menghasilkan banyak dari penjualan buku.
Wawancara: Bagikan pengalaman anda pada radio atau televisi.
Offline
Keuntungan finansial terbesar dari aktivitas blogging adalah dengan membawanya kedalam kehidupan nyata.

Pasarkan Jasa anda; Blog anda adalah forum terbaik untuk memasarkan bisnis anda.
Ciptakan komunikasi dibalik bisnis anda: Sebuah blog dapat merupakan kesempatan besar untuk mengembangkan bisnis dengan menjadi komunikasi pribadi. Dengan menemparkan diri anda sebagai orang berwenang yang bersahabat, bisnis anda menjadi lebih mudah didekati.
Perdalam Hubungan dengan Pelanggan: Dibalik penyediaan suara yang bersahabat, sebuah blog dapat menolong anda berhubungan dengan pelanggan.
Iklan
Iklan merupakan mentega bagi roti untuk para blogger. Namun mereka juga dapat menjadi sesuatu yang sangat mengganggu bagi pembaca. Untuk menciptakan kesiembangan. Fokuslah pada seuatu yang relevan dan pastikan anda tidak memenuhi blog anda dengan terlalu banyak iklan.

Yahoo! Publisher Network: Tampilkan iklan kontekstual pada situs anda lewat Yahoo! Publisher Network.
ValueClick Inc : Anda akan mendapatkan iklan bermutu, dukungan dan teknologi muthakir dari ValueClick.
Tribal Fusion : Kesan Tribal Fusion didasarkan pada layanan pada targeting dan optimisasi. .
eXelate Targeting eXchange: Program ini bergantung pada iklan cookie yang tertunda.
Clicksor Inc : Clicksor memfokuskan iklan kontekstual yang dapat disajikan pada sejumlah cara yang berbeda, seperti text, grafik, dan in-line link.
Indeed: Post job listings dari Indeed dan dapatkan bayaran.
Chitika eMiniMalls: Promosikan produk melalui kios barang dan sediakan konten relevan dan comparative shopping kepada pembaca. Anda akan mendapatkan bayaran per-klik.
AdSonar: Tariklah perhatian para peng-iklan dan bangunlah hubungan dengan mereka secara indvidu melalui platform ini.
ExpoActive : Dapatkan kebebasan dari iklan spesifik dengan ExpoActive.
AdVolcano LLC: Dengan menggunakan platform AdVolcano, anda dapat men-desain iklan anda.
eXelate Targeted Links: Pilihlah advertiser yang anda inginkan pada situs anda dengan program ini.
grokAds.com : tetapkan harga anda dan pilihlah advertiser yang ingin anda terima dengan grokAds.com.
Adify : Dapatkan control editorial dan iklan bernilai tinggi pada situs anda dengan menggunakan Adify.
AdBrite Inc : dengan menggunakan Adbrite, anda memiliki pilihan untuk menerima dan menolak pada blog anda, anda bahkan dapat menjualnya secara langsung kepada pengguna anda.
BidVertiser : Iklan ini sepenuhnya dapat anda ubah, dan anda memiliki pilihan untuk mem-blokir iklan apapun yang tidak anda inginkan pada blog anda.
Blogads: Dapatkan undangan ke jaringan blogger eksklusif ini, dan anda akan memiliki iklan berkualitas tinggi dan terkait dengan topik yang anda diskusikan di blog anda.
Casale Media: Dapatkan pengiklan berkualitas tinggi dengan Casale Media.
DoubleClick: DoubleClick menawarkan banyak solusi yang berbeda untuk anda.
BlueLithium: Dapatkan iklan yang lebih baik, ditargetkan dan kerja sama dengan BlueLithium.
Iklan RSS
Sebuah cara pengiklanan yang lebih dispesialisasikan, iklan di RSS memungkinkan blogger untuk menguangkan RSS mereka. Kebanyakan pembaca pada umumnya memiliki respon yang sama terhadap iklan di RSS dengan iklan di situs biasa.

Pheedo: Platform iklan RSS ini menawarkan opsi video dan interactive trigger.
Feedvertising: Bagian dari Text Link Ads, Feedvertising menanamkan iklan di RSS anda.
CrispAds: Jaringan iklan yang difokuskan pada jaringan blog ini memungkinkan anda untuk menempatkan iklan secara langsung di konten anda sehingga mereka akan keluar baik di situs anda meupun di RSS.
FeedBurner: Iklan FeedBurner ditanamkan di dalam RSS dan memiliki pengiklan berkualitas tinggi seperti Discover Band, Best Buy dan Comcast.
FeedM8: Pelayanan FeedM8 membuat blog anda siap untuk memasang iklan yang dapat dilihat di alat – alat portabel.
Iklan text
Iklan dalam bentuk text adalah salah satu tipe yang paling ramah terhadap pembaca. Ukuran mereka yang kecil dan karena mereka dalam bentuk text, mereka tidak begitu mengganggu dibandingkan iklan gambar. Cobalah beberapa pelayanan di bawah ini untuk menempatkan iklan yang tidak begitu mengganggu di blog anda.

Vibrant Media: Iklan Vibrant Media semuanya ada dalam bentuk text dan dipilih pemakai.
Google AdSense: Iklan dari Google adalah yang paling populer dan sering kali paling menguntungkan untuk banyak blogger. Mereka sangat relevan dengan konten clog anda, dan sudah biasa sekali di kalangan blogger sehingga anda tidak akan banyak mendapat respon negatif dari pembaca.
LinkAds: Anda memiliki banyak kendali atas iklan – iklan yang ditampilkan.
PaidTextLinks.com: Jual link – link yang ada di situs anda.
One Monkey: Anda dapat menampilkan iklan berbasis text yang relevan dan mendapat persentase keuntungan yang besar dengan One Monkey.
Kontera ContentLink: ContentLink mengubah kata kunci yang relevan di konten anda menjadi iklan dalam bentuk hyperlink.
Text Link Ads: Iklan Text Link Ads yang sederhana dan tidak mengganggu merupakan pilihan baik untuk banyak blogger.
TAGword: Pilih iklan anda dan tentukan harganya dengan TAGword.
LinkAdage Auctions: Jual link dalam bentuk text lewat pelelangan online pribadi dengan LinkAdage.
LinkWords: Menawarkan pembayaran pay per click yang ditanamkan di dalam konten anda, memberikan highlight pada kata – kata kunci yang relevan untuk para pengiklan.
Textlinkbrokers.com: Dapatkan iklan link kecil yang tidak mengganggu, dan juga pembayaran setiap bulannya yang tidak tergantung dari lalu lintas situs anda.
Jual Iklan anda sendiri
Menjual iklan anda sendiri adalah metode yang lebih baik dari semuanya dalam segi keramahan terhadap pembaca. Dengan menjual iklan anda sendiri, anda akan memiliki kendali penuh dan dapat menentukan sendiri metode yang paling efektif terhadap pembaca anda.

Pengiklan individu: Pengiklan anda seharusnya merupakan perusahaan yang akan benar – benar diminati oleh para pembaca anda. Dapatkan iklan dari perusahaan – perusahaan besar di industri anda untuk hasil yang terbaik.
Jual iklan anda secara aktif: Untuk menarik pengiklan, anda harus mengumumkan bahwa anda menerima iklan. Tempatkan link di situs anda, hubungi pengiklan yang berpotensi dan tempatkan pesan di forum – forum yang relevan.
Buat sebuah Media Kit: Mudahkan pengiklan untuk membeli dari anda. Buatlah sebuah dokumen yang berisi harga, peraturan iklan, demografi, lalu lintas, testimonial dan cara menghubungi anda.
Tawarkan iklan gratis: Untuk memulai proses ini, carilah perusahaan – perusahaan yang relevan dengan situs anda dan berikan mereka iklan gratis untuk jangka waktu tertentu. Hal ini akan membuat beberapa perusahaan lain tertarik untuk memasang iklan di situs anda.
Program Afiliasi
Kebanyakan blogger terkadang menyebutkan nama produk. Apakah hal ini adalah perangkat lunak, buku atau mainan, anda biasanya memberikan link ke mereka secara gratis. Program afiliasi memungkinkan anda untuk mendapatkan keuntungan dari menyebut nama produk, sering kali tanpa perlu mengubah banyak situs anda. Untuk membuat program afiliasi ramah terhadap pembaca, pasangkan link yang benar – benar relevan dengan diskusi anda, dan jangan memasang terlalu banyak link.

Amazon Associates: Mengambil keuntungan hingga 10% dalam biaya referral dari link blog anda.
Chitika ShopCloud$: Dengan program ini, anda dapat menampilkan produk – produk populer dalam format tag cloud.
WidgetBucks: Widget untuk belanja ini menawarkan produk – produk populer, relevan dan memiliki kustomisasi tinggi.
: Program afiliasi ini akan memberikan anda akses ke program – program yang dibuat oleh perusahaan – perusahaan seperti Apple, Dell dan Disney.
Zanox: Buat sebuah toko online Zanox, pilih produk – produk yang anda mau dan dapatkan persentase dari setiap penjualan.
uSuggest LLC: Sarankan produk – produk relevan kepada pembaca dan dapatkan bayaran.
Chitika RPU: Apabila anda pernah mendiskusikan sebuah produk, dapatkan uang dengan menambahkan link ke produk ini di akhir artikel.
Auction Ads LLC: Tempatkan iklan pelelangan eBay yang relevan di situs anda untuk mendapatkan uang.
Rekomendasi: Apabila anda merupakan penggemar dari sebuah produk atau pelayanan, mengapa tidak secara langsung tanyakan kepada mereka untuk membayar anda untuk menempatkan link ke situs mereka?
Comission Junction: Anda dapat mempromosikan berbagai variasi produk lewat Commission Junction, jadi anda akan dapat menemukan sesuatu yang relevan untuk pembaca anda.
Chitika Linkx: Chitika mengidentifikasikan kata kunci di blog anda dan mengubah mereka menjadi link ke daftar produk.
Shareasale.com: Daftarkan diri anda ke jaringan iklan anda dan pilih perusahaan mana yang ingin anda promosikan.
ClickBank: Lewat program ClickBank, anda dapat memilih produk yang ingin anda promosikan.
iTunes Affiliates: Berikan pembaca anda keluaran baru di iTunes dan dapatkan komisi dari penjualan dengan program ini.
Artikel – artikel yang Sisponsori

ReviewMe: Pilih artikel ReviewMe yang anda suka dan dapatkan hingga $200 per artikel.
PayPerPost: Gunakan PayPerPost untuk mendapat keuntungan dari menulis tentang situs, produk atau layanan yang anda dukung.
Payu2blog.com: Daftarkan diri anda dengan program ini, dan anda akan mendapatkan keuntungan yang lebih tinggi dari rata – rata, sekaligus pekerjaan yang lumayan stabil.
Review dibayar yang anda lakukan sendiri: Apabila anda dibayar untuk menulis review, kuncinya adalah harus selektif. Anda tidak seharusnya menerima semua tawaran yang datang, dan apabila anda tidak memiliki hal positif tentang suatu produk, jangan menulis review ini. Jangan lupa tawarkan juga pendapatnegatif sehingga pembaca anda tahu bahwa anda tidak hanya membabi buta memilih penawar tertinggi.
SponsoredReviews.com: Tulis review anda sendiri dengan SponsoredReviews.com.
Blogsvertise: Saat anda mendapat tugas dari Blogsvertise, anda hanya perlu menempatkan tiga link di blog anda. Ini adalah cara yang terbaik untuk membuat iklan tampak lebih natural dan tidak mengganggu.
Smorty: Pilih subyek anda dan dapatkan bayaran setiap minggunya dari Smorty.
Tulis review buku: Satu lagi cara untuk mendapatkan sesuatu dari blog anda lewat review buku. Anda akan mendapatkan buku – buku ini bebas biaya dan pada saat yang sama, berikan pelayanan yang berharga untuk pembaca anda.
Lain – lain
Ada lagi beberapa cara untuk menguangkan blog anda tanpa menggangu pembaca.

Jual blog anda: Apabila anda telah bekerja keras membentuk blog anda dan memiliki statistik yang bagus, dapatkan banyak uang secara sekaligus dari seorang pembeli.
Shareapic.net: Tempatkan foto – foto anda di situs ini, dan anda akan dibayar setiap kali mereka dilihat. Hal ini berarti anda dapat mempublikasikan foto – foto ini di blog anda dan mendapat bayaran setiap kali seseorang membaca artikel yang memiliki salah satu foto Shareapic.net anda.
Scoopt Words: Jual konten anda ke media mainstream dengan Scoopt.
Gunakan blog anda untuk membuat sebuah mailing list: Apabila anda menjual produk, anda dapat menggunakan blog anda untuk membuat sebuah daftar orang yang tertarik untuk membeli dari anda.
Vizu Corp. Answers: Tempatkan poll di situs anda. Para pembaca senang memberikan pendapat mereka, dan anda akan mendapatkan keuntungan.

Jumat, 22 Oktober 2010

Apa itu DEKSTRIN...????

Dekstrin adalah karbohidrat yang dibentuk selama hidrolisis pati menajdi gula oleh panas, asam dan atau enzim. Maltosa, sukrosa dan laktosa adalah disakarida yang memiliki rumus empiris sama (C12H22O11) tetapi berbeda dalam struktur. Dekstrin dan pati memiliki rumus umum yang sama , – [Cx(H2O)y)]n - (y = x – 1), yang mana unit glukosa bersatu dengan yang lainnya membentuk rantai (polisakarida) tetapi dektrin memiliki ukuran lebih kecil dan kurang kompleks dibandingkan pati. Dektrin larut dalam air tetapi dapat diendapkan dengan alkohol. Dektrin memiliki sifat seperti pati. Beberapa dekstrin bereaksi denngan iodin memberikan warna biru dan larut dalam alkohol 25% (disebut amilodekstrin) sedang yang lainnya berwarna coklat-kemerahan dan larut dalam alkohol 55% (disebut eritrodekstrin) dan yang lainnya tidak membentuk warna dengan iodin serta larut dalam alkohol 70 (disebut akhrodekstrin), yang juga diidentifikasi sebagai desktrosa ekuivalen (DE) . DE yang tinggi menunjukkan adanya depolimerisasi pati yang besar. Maltodekstrin adalah produk dengan DE rendah.

Dekstrin biasanya dibentuk melalui dua tahap proses:

1. Tahap Hidrolisis.

Pada tahap pertama asam dan air ditambahkan dalam granula pati kering yang akan memecah polimer pati dalam reaksi hidrolisis dan molekul air ditambahkan ke dalam polimer pati. Sebagai hasil hidrolisis maka viskositas pati akan berkurang.Derajad hidrolisis tergantung pada jumlah asam yang ditambahkan dan lamanya waktu pencampuran dengan pati
1. Tahap Kondensasi.Dalam tahap kedua pati yang dihidrolisis dikeringkan dengan panas dan vakum sampai kelembabapn di bawah 3%. Pada saat pengeringan mencapai level ini maka hidrolisis dihentikan dan air dibebaskan dari polimer pati. Viskositas pati akan meningkat selama proses kondensasi ini. Kemudian terjadi transglukosidasi atau dekstrinisasi yang merupakan pembentukan kembali glukosa dalam ikatan glukosa dengan dan antar polimer. Ikatan alfa 1-4 dan alfa 1-6 dapat bertukar. Selama trnasglukosidasi viskositas desktrin secara substansi tidak berubah.

Dekstrin kemudian didinginkan dan pH dekstrin dapat dinetralkan dengan menambahkan amonia. Netralisasi akan menjadikan dekstrin lebih stabil dalam penyimpanan. Dekstrin larut dalam air dingin dalam berbagai derajat tergantung pada kekuatan hidrolisisnya. Desktrin ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan.Dektrin dapat dibuat dari berbagai sumber pati seperti tapioka dan kentang ataupun jagung. Sifat viskositas yang rendah dari dekstrin menjadikan dekstrin sering dipakai dalam pembuatan jelli sebagai sumber padatan yang menstabilkan tekstur permen.

Contoh Proposal PKL (Praktek Kerja Lapangan)

PENDAHULUAN

I. Latar Belakang Kerja Praktek
Dengan laju perkembangan teknologi di dunia khususnya di Indonesia dewasa ini banyak bermunculan produk-produk berbahan dasar aluminium. Dimana kualitas produk yang dihasilkan oleh masing-masing industri yang ada di Indonesia ditentukan oleh kemurnian aluminium yang diproduksi. Demikian halnya dengan industri yang berhubungan erat pada proses produksi, dalam pengolahan suatu bahan industri selalu menggunakan alat-alat yang canggih dan bahan-bahan tertentu untuk mempercepat terjadinya proses dan memperoleh hasil yang diinginkan. Dengan berkembangnya Ilmu Pengetahuan dan Teknologi , maka ilmu di bidang industripun turut meningkat.
Oleh karena itu, sebagai generasi penerus yang memiliki sumber daya manusia yang siap pakai dalam era globalisasi, maka salah satu caranya yaitu mengenal langsung bagaimana cara kerja suatu alat yang modren di dalam mengelola suatu bahan dan menganalisa suatu bahan dan sejenisnya yang dilakukan oleh Mahasiswa untuk menambah ilmu pengetahuan di bidang industri.
Kerja praktek merupakan kegiatan mahasiswa yang diwajibkan oleh perguruan tinggi untuk melengkapi salah satu syarat untuk menyusun Tugas Akhir dan menambah ilmu pengetahuan serta pengalaman tentang bagaiman proses produksi suatu produk yang dihasilkan dari perusahaan tersebut. Karena dalam prakteknya diharapkan akan menjadi nilai tambah bagi mahasiswa itu sendiri. Maka kami merasa perlu untuk melakukan kerja praktek di PT. Toba Pulp Lestari,Tbk, yang beralamat di Desa Sosor Ladang, Kecamatan Parmaksiam Kabupaten Tobasa Sumatera Utara. Tentunya untuk mengetahui secara mendalam tentang proses produksi dan cara kerja.

II. Uraian Proses Kerja Praktek
1. Para mahasiswa memohon untuk melaksanakan kerja prkatek ke PT.Toba Pulp Lestari,Tbk, guna untuk mengetahui unit proses produksi di perusahaan tersebut.
2. Pelaksanaan kerja praktek bagi mahasiswa untuk memperoleh sejumlah data sekunder yang akan di oleh sebagai bahan laporan kerja praktek.
3. Dengan praktek ini diharapkan mahasiswa dapat memahami selanjutnya bagaimana cara pengambilan judul untuk bahan penulisan karya ilmiah yang dilaksanakan pada PKL yang juga merupakan salah satu syarat untuk memperoleh gelar ahli madya di FMIPA USU Medan.

III. Maksud dan Tujuan
Maksud
- Mengenal dan mengetahui secara langsung tentang perusahaan sebagai salah satu perusahaan yang sedang berkembang.
- Dapat mengenal secara langsung pengaplikasian dari teori praktek yang diperoleh selama di bangku kuliah.
- Melengkapi salah satu syarat akademis di FMIPA USU Medan.

Tujuan
- Untuk melakukan praktek kerja lapangan (PKL) di PT.Toba Pulp Lestari,Tbk Sebagai sarana menjalin hubungan kerjasama antara FMIPA USU Medan dengan pihak PT.Toba Pulp Lestari,Tbk.
IV. Pembatasan dan Ruang Lingkup Permasalahan
1. Pembatasan
Untuk menghindari hal yang menyimpang maka diberikanlah pembatasan mengenai pelaksanaan kerja praktek, yaitu mengetahui sebagai berikut :
- Analisa suatu bahan dan flow chart produksi
- Sistem manajemen umum perusahaan
- Penggunaan proses peralatan



2. Ruang Lingkup Permasalahan
- Ruang lingkup permasalahan analisa suatu bahan dan flow chart proses melingkupi umtuk mengetahui fasilitas dan data lengkap perusahaan secara garis besar.
- Sistem manajemen perusahaan yaitu mengenai system manajemen yang diterapkan pada perusahaan.

V. Kegiatan
1. waktu kegiatan pelaksanaan Peraktek Kerja Lapangan ini bila mungkin di laksanakan pada periode Desember 2009-Februari 2010. Kegiatan ini juga diikuti oleh 4 (empat) orang Mahasiswa Kimia Industri FMIPA USU Medan.
2. Materi-materi yang akan dipelajari :
a. Latar belakang perusahaan : Sejarah, pengolahan, aspek-aspek sosial ekonomi, tenaga kerja dan sebagainya.
b. Kendali mutu, analisa laboratorium, penelitian dan pengembangan.

VI. Penutupan
Dengan menjalankan Praktek Kerja Lapangan di perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, besar harapan kami agar mendapatkan pengalaman dan ilmu pengetahuan yang berharga di lapangan. Sehingga dengan adanya kerja praktek lapangan tersebut kami mahasiswa kimia industri FMIPA USU yang telah memperoleh teori tersebut di lapangan nantinya, akan dapat mengaplikasikan ilmunya dibidang industri lainnya yang ada di Indonesia.
Dengan adanya kerja praktek ini kami harapkan adanya kerja sama antara perguruan tinggi dengan perusahaan dalam menyiapkan sumber daya manusia yang handal dan siap pakai untuk memenuhi program pemerintah menyongsong pasar bebas dan kami juga mengucapkan terima kasih terlebih dahulu atas kerjasama dan hubungan yang baik ini.


Mahasiswa Kimia Industri yang Mengikuti
Praktek Kerja Lapangan (PKL)





SYAHLENI LISIK WAHYUNI
NIM : 072409005 NIM : 072409015






Mhd. AGUS SALIM KABAN JAKA KELANA
NIM : 072409025 NIM : 072409030
Medan, JUNI 2009
Mengetahui
Ketua Departemen Kimia
FMIPA USU




DR. Rumondang Bulan Nst, Ms
NIM : 131 459 466



Semoda bermanfaat bagi anda.
Salam

Winarto Sagala

Kamis, 21 Oktober 2010

ELASTISITAS

Dari sini dapat didefinisikan tegangan di irirsan tersebut sebagai perbandingan antara gaya F dengan luas penampang A.

Tegangan : S = F/A ( N/m2 = Pascal)

Tegangan tersebut disebut tegangan tarik.
Bila irisan tadi dibuat sembarang (membentuk sudut), maka luasannya menjadi A’ dan dan gaya F tadi bisa diurakan menjadi dua komponen, yaitu F (tegak lurus/normal terhadap A’ dan F  (sejajar/tangensial terhadap A’). Maka tegangan dapat diurakan menjadi :

Tegangan normal = F / A’

Tegangan tangensial (geser) = F  /A’

Demikian juga sebaliknya, bila gaya pada balok mengarah ke balok. Tegangannya disebut tegangan tekan.


5.2. Regangan
Bila gaya diberikan pada balok tersebut memberikan tegangan tarik, maka balok tersebut juga mengalami perubahan bentuk yang disebut regangan.

Regangan tarik = L - Lo = L
Lo Lo

Regangan tekan dapat didefinisikan dengan cara sama, dengan L sebagai pengurangan panjang.

5.4. Modulus Elastik
Perbandingan antara tegangan dan regangan disebut modulus elastik bahan.

5.4.a. Modulus Young
Bila kita perhatikan tegangan dan regangan tarik/tekan, sampai batas proporsional, perbandingan tegangan dan regangan disebut : modulus Young, Y :
Tegangan tarik Tegangan tekan
Y = =
Regangan tarik Regangan tekan

F / A’
Y =
L / Lo

5.4.b. Modulus Geser
Didefinisikan sebagi perbandingan tegangan geser dan regangan geser.

Tegangan geser
S =
Regangan geser

F  /A’ h F  / F  /A
S = = =
x / h A x tg 

Modulus geser disebut juga modulus puntir, dan hanya terjadi pada zat padat.

5.4.c. Modulus Bulk (Balok)
Modulus ini menghubungkan tekanan hidrostatik dengan perubahan volumenya.

dp dp
B = - = - Vo
dV/Vo dV

Kebalikan dari modulus Bulk adalah kompresibilitas

k = 1/ B

Analisa Daya Hantar Listrik Air Limbah.....by:Kimia Analis FMIPA USU

Air dan air limbah – Bagian 1: Cara uji daya hantar listrik (DHL). SNI ini diterapkan untuk pengujian parameter-parameter kualitas air dan air limbah. Peraturan yang digunakan sebagai dasar adalah Peraturan Pemerintah Nomor 82 Tahun 2001 tentang Pengelolaan Kualitas Air, Keputusan Menteri Negara Lingkungan Hidup Nomor 02 Tahun 1988 tentang Baku Mutu Air dan Nomor 37 Tahun 2003 tentang Metode Analisis Pengujian Kualitas air Permukaan dan Pengambilan Contoh Air Permukaan.

SNI ini merupakan hasil revisi dari butir 3.11 pada SNI 06-2413-1991, Metode pengujian kualitas fisika air. SNI ini menggunakan referensi dari metode standar internasional yaitu Standard Methods for the Examination of Water and Waste
Cara uji daya hantar listrik (DHL), merupakan Metode ini meliputi cara uji daya hantar listrik (DHL) air dan air limbah dengan menggunakan alat konduktimeter
Daya hantar listrik dalah kemampuan air untuk menghantarkan arus listrik yang dinyatakan dalam jtmhos/cm (jtS/cm). Pada uji ini digunakan larutan baku, yang merupakan larutan yang dibuat dengan melarutkan KCl dengan konsentrasi tertentu.
Cara uji
Prinsip uji DHL, Daya hantar listrik diukur dengan elektroda konduktimeter dengan menggunakan larutan kalium klorida, KCl sebagai larutan baku pada suhu 25oC.
Bahan
air suling dengan DHL < 1 jtmhos/cm.
larutan baku kalium klorida, KCl 0,01 M.
Larutkan 0,7456 g kalium klorida, KCl anhidrat yang sudah dikeringkan pada suhu 110oC selama 2 jam dengan air suling dan encerkan sampai volume 1000 mL. Larutan ini pada suhu 25oC mempunyai daya hantar listrik 1413 jtmhos/cm.
larutan baku kalium klorida, KCl 0,1 M.
Larutkan 7,4560 g kalium klorida, KCl anhidrat yang sudah dikeringkan pada suhu 110oC selama 2 jam dengan air suling dan encerkan sampai volume 1000 mL. Larutan ini pada suhu 25oC mempunyai daya hantar listrik 12900 jtmhos/cm.
larutan baku kalium klorida, KCl 0,5 M.
Larutkan 37,2800 g kalium klorida, KCl anhidrat yang sudah dikeringkan pada suhu 110oC selama 2 jam dengan air suling dan encerkan sampai volume 1000 mL. Larutan ini pada suhu 25oC mempunyai daya hantar listrik 58460 jtmhos/cm.
Peralatan
a. timbangan analitik;
b. konduktimeter;
c. labu ukur 1000 mL;
d. termometer; dan
e. gelas piala 100 mL .
Kalibrasi alat
Cuci elektroda dengan larutan KCl 0,01 M sebanyak 3 kali.
Atur suhu larutan KCl 0,01 M pada 25oC.
Celupkan elektroda ke dalam larutan KCl 0,01 M.
Tekan tombol kalibrasi.
Atur sampai menunjuk angka 1413 ìmhos/cm (sesuai dengan instruksi kerja alat).
CATATAN Apabila DHL contoh uji lebih besar dari 1413 ìmhos/cm, lakukan tahapan pada 3.4
dengan menggunakan larutan baku KCl 0,1 M (DHL = 12900 ìmhos/cm) atau KCl 0,5 M (DHL = 58460 ìmhos/cm).
Prosedur
a. Bilas elektroda dengan contoh uji sebanyak 3 kali.
b. Celupkan elektroda ke dalam contoh uji sampai konduktimeter menunjukkan pembacaan yang tetap.
c. Catat hasil pembacaan skala atau angka pada tampilan konduktimeter dan catat suhu contoh uji.
Jaminan mutu dan pengendalian mutu
Jaminan mutu
a) Gunakan bahan kimia pro analisis (pa).
b) Gunakan alat gelas bebas kontaminasi.
c) Gunakan alat ukur terkalibrasi.
d) Dikerjakan oleh analis yang kompeten.
Pengendalian mutu
a) Lakukan analisis duplo untuk kontrol ketelitian analisis.
b) Jika nilai RPD lebih besar dari 5% lakukan pengukuran ketiga.
c) Rumus “Relative Percent Different” (RPD):
RPD = (X1-X2) x 100 %
(X1+X2) / 2
dengan Pengertian:
X1= nilai DHL pada pengukuran pertama X2= nilai DHL pada pengukuran kedua
Pelaporan
Catat pada buku kerja hal-hal sebagai berikut :
1. Parameter yang dianalisis.
2. Nama analis.
3. Tanggal anal isis.
4. Rekaman hasil pengukuran duplo, triplo dan seterusnya.
5. Rekaman kurva kalibrasi atau kromatografi.
6. Nomor contoh uji.
7. Tanggal penerimaan contoh uji.
8. Batas deteksi.
9. Rekaman hasil perhitungan.
10. Hasil pengukuran persen spike matrix atau CRM atau blind sample (bila dilakukan).
11. Kadar DHL dalam contoh uji.

PENCEMARAN AIR : SUMBER, DAMPAK DAN PENANGGULANGANNYA

PENGERTIAN PENCEMARAN AIR

1. Apa yang disebut Pencemaran Air ?
Istilah pencemaran air atau polusi air dapat dipersepsikan berbeda oleh satu orang dengan orang lainnya mengingat banyak pustaka acuan yang merumuskan definisi istilah tersebut, baik dalam kamus atau buku teks ilmiah. Pengertian pencemaran air juga didefinisikan dalam Peraturan Pemerintah, sebagai turunan dari pengertian pencemaran lingkungan hidup yang didefinisikan dalam undang-undang. Dalam praktek operasionalnya, pencemaran lingkungan hidup tidak pernah ditunjukkan secara utuh, melainkan sebagai pencemaraan dari komponen-komponen lingkungan hidup, seperti pencemaran air, pencemaran air laut, pencemaran air tanah dan pencemaran udara. Dengan demikian, definisi pencemaran air mengacu pada definisi lingkungan hidup yang ditetapkan dalam UU tentang lingkungan hidup yaitu UU No. 23/1997.
Dalam PP No. 20/1990 tentang Pengendalian Pencemaran Air, pencemaran air didefinisikan sebagai : “pencemaran air adalah masuknya atau dimasukkannya mahluk hidup, zat, energi dan atau komponen lain ke dalam air oleh kegiaan manusia sehingga kualitas air turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan air tidak berfungsi lagi sesuai dengan peruntukannya” (Pasal 1, angka 2). Definisi pencemaran air tersebut dapat diuraikan sesuai makna pokoknya menjadi 3 (tga) aspek, yaitu aspek kejadian, aspek penyebab atau pelaku dan aspek akibat (Setiawan, 2001).
Berdasarkan definisi pencemaran air, penyebab terjadinya pencemaran dapat berupa masuknya mahluk hidup, zat, energi atau komponen lain ke dalam air sehingga menyebabkan kualitas air tercemar. Masukan tersebut sering disebut dengan istilah unsur pencemar, yang pada prakteknya masukan tersebut berupa buangan yang bersifat rutin, misalnya buangan limbah cair. Aspek pelaku/penyebab dapat yang disebabkan oleh alam, atau oleh manusia. Pencemaran yang disebabkan oleh alam tidak dapat berimplikasi hukum, tetapi Pemerintah tetap harus menanggulangi pencemaran tersebut. Sedangkan aspek akibat dapat dilihat berdasarkan penurunan kualitas air sampai ke tingkat tertentu. Pengertian tingkat tertentu dalam definisi tersebut adalah tingkat kualitas air yang menjadi batas antara tingkat tak-cemar (tingkat kualitas air belum sampai batas) dan tingkat cemar (kualitas air yang telah sampai ke batas atau melewati batas). Ada standar baku mutu tertentu untuk peruntukan air. Sebagai contoh adalah pada UU Kesehatan No. 23 tahun 1992 ayat 3 terkandung makna bahwa air minum yang dikonsumsi masyarakat, harus memenuhi persyaratan kualitas maupun kuantitas, yang persyaratan kualitas tettuang dalam Peraturan Mentri Kesehatan No. 146 tahun 1990 tentang syarat-syarat dan pengawasan kualitas air. Sedangkan parameter kualitas air minum/air bersih yang terdiri dari parameter kimiawi, fisik, radioaktif dan mikrobiologi, ditetapkan dalam PERMENKES 416/1990 (Achmadi, 2001).

2.2. Indikator Pencemaran Air
Indikator atau tanda bahwa air lingkungan telah tercemar adalah adanya perubahan atau tanda yang dapat diamati yang dapat digolongkan menjadi :
- Pengamatan secara fisis, yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan tingkat kejernihan air (kekeruhan), perubahan suhu, warna dan adanya perubahan warna, bau dan rasa
- Pengamatan secara kimiawi, yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan zat kimia yang terlarut, perubahan pH
- Pengamatan secara biologis, yaitu pengamatan pencemaran air berdasarkan mikroorganisme yang ada dalam air, terutama ada tidaknya bakteri pathogen.
Indikator yang umum diketahui pada pemeriksaan pencemaran air adalah pH atau konsentrasi ion hydrogen, oksigen terlarut (Dissolved Oxygen, DO), kebutuhan oksigen biokimia (Biochemiycal Oxygen Demand, BOD) serta kebutuhan oksigen kimiawi (Chemical Oxygen Demand, COD).

pH atau Konsentrasi Ion Hidrogen
Air normal yang memenuhi syarat untuk suatu kehidupan mempunyai pH sekitar 6,5 – 7,5. Air akan bersifat asam atau basa tergantung besar kecilnya pH. Bila pH di bawah pH normal, maka air tersebut bersifat asam, sedangkan air yang mempunyai pH di atas pH normal bersifat basa. Air limbah dan bahan buangan industri akan mengubah pH air yang akhirnya akan mengganggu kehidupan biota akuatik.
Oksigen terlarut (DO)
Tanpa adanya oksegen terlarut, banyak mikroorganisme dalam air tidak dapat hidup karena oksigen terlarut digunakan untuk proses degradasi senyawa organic dalam air. Oksigen dapat dihasilkan dari atmosfir atau dari reaksi fotosintesa algae. Oksigen yang dihasilkan dari reaksi fotosintesa algae tidak efisien, karena oksigen yang terbentuk akan digunakan kembali oleh algae untuk proses metabolisme pada saat tidak ada cahaya. Kelarutan oksigen dalam air tergantung pada temperature dan tekanan atmosfir. Berdasarkan data-data temperature dan tekanan, maka kalarutan oksigen jenuh dalam air pada 25o C dan tekanan 1 atmosfir adalah 8,32 mg/L (Warlina, 1985).
Kadar oksigen terlarut yang tinggi tidak menimbulkan pengaruh fisiologis bagi manusia. Ikan dan organisme akuatik lain membutuhkan oksigen terlarut dengan jumlah cukup banyak. Kebutuhan oksigen ini bervariasi antar organisme. Keberadaan logam berta yang berlebihan di perairan akan mempengaruhi system respirasi organisme akuatik, sehingga pada saat kadar oksigen terlarut rendah dan terdapat logam berat dengan konsentrasi tinggi, organisme akuatik menjadi lebih menderita (Tebbut, 1992 dalam Effendi, 2003).
Pada siang hari, ketika matahari bersinar terang, pelepasan oksigen oleh proses fotosintesa yang berlangsung intensif pada lapisan eufotik lebih besar daripada oksigen yang dikonsumsi oleh proses respirasi. Kadar oksigen terlarut dapat melebihi kadar oksigen jenuh, sehingga perairan mengalami supersaturasi. Sedangkan pada malam hari, tidak ada fotosintesa, tetapi respirasi terus berlangsung. Pola perubahan kadar oksigen ini mengakibatkan terjadinya fluktuasi harian oksigen pada lapisan eufotik perairan. Kadar oksigen maksimum terjadi pada sore hari dan minimum pada pagi hari.

Kebutuhan Oksigen Biokimia (BOD)
Dekomposisi bahan organic terdiri atas 2 tahap, yaitu terurainya bahan organic menjadi anorganik dan bahan anorganik yang tidak stabil berubah menjadi bahan anorganik yang stabil, misalnya ammonia mengalami oksidasi menjadi nitrit atau nitrat (nitrifikasi). Pada penentuan nilai BOD, hanya dekomposisi tahap pertama ynag berperan, sedangkan oksidasi bahan anorganik (nitrifikasi) dianggap sebagai zat pengganggu.
Dengan demikian, BOD adalah banyaknya oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme dalam lingkungan air untuk memecah (mendegradasi) bahan buangan organic yang ada dalam air menjadi karbondioksida dan air. Pada dasarnya, proses oksidasi bahan organic berlangsung cukup lama. Menurut Sawyer dan McCarty, 1978 (Effendi, 2003) proses penguraian bahan buangan organic melalui proses oksidasi oleh mikroorganisme atau oleh bakteri aerobic adalah :
CnHaObNc + (n + a/4 – b/2 – 3c/4) O2 → n CO2 + (a/2 – 3c/2) H2O + c NH3
Bahan organic oksigen bakteri aerob

Untuk kepentingan praktis, proses oksidasi dianggap lengkap selama 20 hari, tetapi penentuan BOD selama 20 hari dianggap masih cukup lama. Penentuan BOD ditetapkan selam 5 hari inkubasi, maka biasa disebut BOD5. Selain memperpendek waktu yang diperlukan, hal ini juga dimaksudkan untuk meminimumkan pengaruh oksidasi ammonia yang menggunakan oksigen juga. Selama 5 hari masa inkubasi, diperkirakan 70% - 80% bahan organic telah mengalami oksidasi. (Effendi, 2003).
Jumlah mikroorganisme dalam air lingkungan tergantung pada tingkat kebersihan air. Air yang bersih relative mengandung mikroorganisme lebih sedikit dibandingkan yang tercemar. Air yang telah tercemar oleh bahan buangan yang bersifat antiseptic atau bersifat racun, seperti fenol, kreolin, detergen, asam cianida, insektisida dan sebagainya, jumlah mikroorganismenya juga relative sedikit. Sehingga makin besar kadar BOD nya, maka merupakan indikasi bahwa perairan tersebut telah tercemar, sebagai contoh adalah kadar maksimum BOD5 yang diperkenankan untuk kepentingan air minum dan menopang kehidupan organisme akuatik adalah 3,0 – 6,0 mg/L berdasarkan UNESCO/WHO/UNEP, 1992. Sedangkan berdasarkan Kep.51/MENKLH/10/1995 nilai BOD5 untuk baku mutu limbah cair bagi kegiatan industri golongan I adalah 50 mg/L dan golongan II adalah 150 mg/L.

Kebutuhan Oksigen Kimiawi (COD)
COD adalah jumlah oksigen yang diperlukan agar bahan buangan yang ada dalam air dapat teroksidasi melalui reaksi kimia baik yang dapat didegradasi secara biologis maupun yang sukar didegradasi. Bahan buangan organic tersebut akan dioksidasi oleh kalium bichromat yang digunakan sebagai sumber oksigen (oxidizing agent) menjadi gas CO2 dan gas H2O serta sejumlah ion chrom. Reaksinya sebagai berikut :
HaHbOc + Cr2O7 2- + H + → CO2 + H2O + Cr 3+
Jika pada perairan terdapat bahan organic yang resisten terhadap degradasi biologis, misalnya tannin, fenol, polisacharida dansebagainya, maka lebih cocok dilakukan pengukuran COD daripada BOD. Kenyataannya hampir semua zat organic dapat dioksidasi oleh oksidator kuat seperti kalium permanganat dalam suasana asam, diperkirakan 95% - 100% bahan organic dapat dioksidasi.
Seperti pada BOD, perairan dengan nilai COD tinggi tidak diinginkan bagi kepentingan perikanan dan pertanian. Nilai COD pada perairan yang tidak tercemar biasanya kurang dari 20 mg/L, sedangkan pada perairan tercemar dapat lebih dari 200 mg/L dan pada limbah industri dapat mencapai 60.000 mg/L (UNESCO,WHO/UNEP, 1992).

III. SUMBER PENCEMARAN AIR

Banyak penyebab sumber pencemaran air, tetapi secara umum dapat dikategorikan menjadi 2 (dua) yaitu sumber kontaminan langsung dan tidak langsung. Sumber langsung meliputi efluen yang keluar dari industri, TPA sampah, rumah tangga dan sebagainya. Sumber tak langsung adalah kontaminan yang memasuki badan air dari tanah, air tanah atau atmosfir berupa hujan (Pencemaran Ling. Online, 2003). Pada dasarnya sumber pencemaran air berasal dari industri, rumah tangga dan pertanian

HPLC Detector

DETEKTOR HPLC (High Performance Liquid Chromatography)
1. Pengertian Detektor HPLC

Tinggi Kromatografi cair berperforma (atau kromatografi cair tekanan tinggi, HPLC) merupakan bentuk kromatografi kolom sering digunakan dalam biokimia dan analisis kimia untuk memisahkan, mengidentifikasi, mengukur dan memanjang

HPLC memanfaatkan kolom yang memegang chromatographic bahan kemasan (tahap tak berubah), sebuah pompa yang bergerak selular fase (s) melalui kolom, dan detektor yang menunjukkan ingatan waktu Molecules. Retensi waktu bervariasi tergantung pada interaksi antara keadilan tahap, yang Molecules yang dianalisis, dan larutan (s) yang digunakan.
Kromatografi jenis ini menggunakan fase gerak berupa cairan yang dialirkan dengan tekanan sangat tinggi sedangkan fase diamnya dapat berbagai macam, tergantung mode kromatografi yang dipilih dalam proses pemisahan. HPLC mempunyai keunggulan dibanding kromatografi lain, yaitu mempunyai banyak pilihan detektor yang dapat digunakan. Detektor merupakan suatu bagian integral dari sebuah peralatan analitik kromatografi cair yang modern.

2. Klasifikasi Detektor

Secara garis besar , detektor dalam HPLC dapat dikelompokan :
a. Berdasarkan pengukuran diferensial suatu sifat yang dimiliki baik oleh molekul sampel maupun fase gerak (bulk property detector).
Detektor dapat dibedakan menjadi :
• Detektor Indeks Bias
Detektor indeks bias merupakan detektor yang juga luas penggunaannya setelah detektor ultraviolet. Dasarnya ialah pengukuran perbedaan indeks bias fase gerak murni dengan indeks bias fase gerak yang berisi komponen sampel, sehingga dapat dianggap sebagai detektor yang universal pada HPLC. Detektor ini kurang sensitif dibanding dengan detektor ultraviolet dan sangat peka terhadap perubahan suhu.
• Detektor konduktivitas
• Detektor tetapan dielektrika
b. Berdasar pengukuran suatu sifat yang spesifik dari molekul sampel (disebut solute property detector).
Jenis yang kedua ini dibedakan lagi menjadi :
1) Tidak memerlukan adanya pemisahan fase gerak,
• Detektor-detektor fotometer (uv-vis dan inframerah)
Pada detektor ultraviolet/visibel, deteksi komponen sample didasarkan pada absorpsi sinar ultraviolet (untuk detektor ultraviolet) dan sinar tampak (untuk detektor visibel). Detektor ultraviolet merupakan detektor yang paling luas digunakan karena sensitivitas dan reprodusibelitasnya yang tinggi serta mudah operasinya. Detektor UV terutama digunakan untuk pendeteksian senyawa-senyawa organic. Detektor UV dilengkapi dengan pengatur panjang gelombang sehingga panjang gelombang UV yang digunakan dapat dipilih disesuaikan dengan jenis cuplikan yang diukur. Walaupun demikian, biasanya panjang gelombang UV yang digunakan adalah pada 254 nm karena kebanyakan senyawa organic menyerap sinar UV pada sekitar panjang gelombang tersebut.
Detektor fotometer inframerah juga dapat digunakan pada HPLC. Dengan detektor ini dapat dibuat pola spektrum infra merah dari komponen sampel sehingga gugus-gugus fungsionalnya dapat diketahui.
• Detektor Polarografi dan radioaktif;
Kedua detector ini dipengaruhi oleh variasi laju aliran..
2) Memerlukan pemisahan fase ferak terlebih dahulu
Termasuk didalamnya FID dan ECD.


Detektor yang digunakan dalam HPLC dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:
1. Detektor spektrofotometrik
Detektor spektrofotometri , biasanya dalam daerah ultraviolet, digunakan secara luas. Idealnya, spektrofotometri yang nyata dengan pemilihan panjang gelombang yang sempurna akan memberikan fleksibilitas yang maksimal untuk mendeteksi berbagai macam zat terlarut dengan sensitivitas yang sangat baik, sel sample yang biasa akan digantikan dengan suatu alir untuk melewatkan larutan eluen kolom guna menembus berkas sample dari peralatan tersebut. Spektrofotometer ultraviolet yang modern merupakan salah satu detector yang sangat mahal, sehingga dibutuhkan suatu kompromi. Dibandingkan dengan ribuan dollar yang harus dikeluarkan untuk spektrofotometer yang hanya bahkan tergolong kelas dua saja, maka $2500 atau sekitar itu akan mendapatkan sebuah detector untuk memonitor larutan eluen kolom pada 254 atau 280 nm (harga-harga tahun 1989). Biaya yang lebih rendah mencerminkan penggunaan spektrum garis lampu uap merkuri dan bukan suatu sumber kontinyu dan monokromator, penyaring-penyaring yang sederhana mengisolasi garis yang diinginkan di dalam spektrum merkuri.
Pemilihan panjang gelombang yang terbatas itu tampaknya membatasi, tetapi detektor-detektor sederhana ini bekerja dengan baik pada banyak kasus. Contohnya, protein yang menyerap semua pada 280 nm akibat adanya rantai samping asam amino aromatik, dan hampir semua senyawa aromatik termasuk yang banyak diminati di bidang biologi (yakni: purin, pirimidin, nukleosida, nukleotida, dan asam nukleat) dapat dideteksi pada 254 nm.
Sensitivitas bervariasi berdasarkan kecocokan antara lain pita absorpsi zat terlarut dan panjang gelombang detektor yang tersedia dan intensitas pita dan panjang jalan yang melewati sel detektor, tetapi sebagai pedoman kasar, detektor ultraviolet akan dapat “melihat” kuantitas nanogram, bisa kita katakan bahwa susunannya 1000 kali lebih sensitiv daripada detektor indeks bias. Sebagai tambahan, detektor ini relatif tidak sensitif terhadap temperatur.


2. Detektor Fluorometrik
Detektor-detektor yang didasarkan pada fluroresens sudah semakin biasa. Jenis yang paling serbaguna mampu menghasilkan eksitasi variable yang terus menerus di sepanjang suatu jangkauan panjang gelombang yang lebar dengan memanfaatkan sebuah sumber kontinyu dan monokromator, biasanya penyaring-penyaring yang sederhana digunakan untuk mentransmisikan emisi pendaran pada foto detektor sambil menahan radiasi eksitasinya. Versi yang lebih murah menggunakan penyaring pada sisi eksitasi maupun sisi emisi dan memanfatkan sumber dengan panjang gelombang eksitasi yang lebih terbatas. Banyak senyawa dapat dideteksi dengan fluoresens, termasuk diantaranya banyak pencemar lingkungan, seperti hidrokarbon aromatik polisiklik, dan yang diminati dalam bidang biologi, seperti vitamin, obat-obatan dan neurotransmitter. Kadang-kadang fasa bergerak melewati suatu reaktor pasca kolom dimana komponen-komponen sample nonfluoresensnya dikonversikan menjadi turunan berpendar. Suatu contoh yang paling terkenal adalah pendeteksian asam-asam amino pada tingkat subnanogram setelah reaksi dengan reagen fluoresamin (fluorescamin).

3. Detektor Elektrokimia
Detektor elektrokimia biasanya didasarkan pada daya hantar listrik (konduktometri) dan polarografi. Detektor jenis konduktometri biasanya digunakan untuk mendeteksi solute-solut yang dapat mengalami reaksi redoks baik senyawa organic maupun anorganik.
Pada detektor ini, larutan eluen dari kolom memasuki sebuah sel di mana larutan tersebut mengalir di atas permukaan sebuah elektroda yang diberi potensial pada suatu harga, dimana komponen-komponen smpel mengalami reaksi transfer electron. Pendeteksian jenis ini telah digunakan, misalnya untuk neurotransmitter dan metabolisme mereka di dalam ekstra selular dari jaringan otak hewan percobaan, senyawa-senyawa seperti dopamin, norepinefrin, serotonin dan asam homovanilik menghasilkan arus oksidasi pada elektroda karbon mirip yang diberi potensial +0,60 V vs. Sebuah elektroda referensi perak-perak klorida. Elektroda referensi pada umumnya melewati semacam jembatan garam.

4. Desain detector
Desain detektor sangat penting. Apabila volumenya mati, termasuk hubungannya dengan kolom, harus sangat kecil, dan larutan harus mengalir dengan lancar melewati alat itu tanpa pencampuran yang turbulen. Pada umumnya, volume detektor hanya sebesar beberapa mikroliter.


5. Pemilihan detektor
Ada beberapa jenis detektor yang digunakan, dengan pemilihan yang umumnya didasarkan pada persyaratan sebagai berikut :
a. cukup sensitive
b. stabilitas dan keterulangan tinggi
c. respon linear terhadap solute
d. waktu respon pendek sehingga tidak bergantung kecepatan alir
e. relibilitas tinggi dan mudah digunakan
f. tidak merusak cuplikan.
Dari berbagai macam detector yang ada detektor indeks bias merupakan satu-satunya detektor pada HPLC yang universal, tetapi kurang sensitiv dan sangat peka tehadap perubahan suhu. Detektor ultraviolet dengan panjang gelombang yang variabel merupakan pilihan yang paling baik bagi sekelompok besar obat-obatan. Dalam hal-hal yang sangat spesifik dapat digunakan detektor-detektor fluorometer dan elektrokimia.

6. Analisis Kuantitatif
Detektor yang ideal pada HPLC ialah yang mampu menghasilkan sinyal yang mempunyai korelasi linier dengan konsentrasi komponen sampel. Dengan asumsi seperti tersebut, konsentrasi komponen sampel dapat diturunkan dari intensitas
sinyal yang ditunjukkan dalam kromatogram.
Dikenal dua cara pengukuran secara kuantitatif, yaitu dengan mengukur peak height dan peak area. Dikenal beberapa metode untuk merubah data peak height atau peak area dari suatu kromatogram menjadi konsentrasi dari komponen sampel yang sesuai, yaitu dengan membuat kurva baku dengan cara-cara external standard, internal standard dan standard addition.

Rabu, 20 Oktober 2010

Selasa, 19 Oktober 2010

High_Performance_Liquid Chromatography (HPLC)

HPLC adalah alat yang sangat bermanfaat dalam analisis. Bagian ini menjelaskan bagaimana pelaksanaan dan penggunaan serta prinsip HPLC yang sama dengan kromatografi lapis tipis dan kromatografi kolom.
Pelaksanaan_HPLC

Pengantar

HPLC secara mendasar merupakan perkembangan tingkat tinggi dari kromatografi kolom. Selain dari pelarut yang menetes melalui kolom dibawah grafitasi, didukung melalui tekanan tinggi sampai dengan 400 atm. Ini membuatnya lebih cepat.

HPLC memperbolehkan penggunaan partikel yang berukuran sangat kecil untuk material terpadatkan dalam kolom yang mana akan memberi luas permukaan yang lebih besar berinteraksi antara fase diam dan molekul-molekul yang melintasinya. Hal ini memungkinkan pemisahan yang lebih baik dari komponen-komponen dalam campuran.

Perkembangan yang lebih luas melalui kromatografi kolom mempertimbangkan metode pendeteksian yang dapat digunakan. Metode-metode ini sangat otomatis dan sangat peka.
Kolom dan pelarut

Membingungkan, ada dua perbedaan dalam HPLC, yang mana tergantung pada polaritas relatif dari pelarut dan fase diam.
Fase-normal-HPLC

Ini secara esensial sama dengan apa yang sudah anda baca tentang kromatografi lapis tipis atau kromatografi kolom. Meskipun disebut sebagai “normal”, ini bukan merupakan bentuk yang biasa dari HPLC.
Kolom diisi dengan partikel silika yang sangat kecil dan pelarut non polar misalnya heksan. Sebuah kolom sederhana memiliki diameter internal 4.6 mm (dan mungkin kurang dari nilai ini) dengan panjang 150 sampai 250 mm.

Senyawa-senyawa polar dalam campuran melalui kolom akan melekat lebih lama pada silika yang polar dibanding degan senyawa-senyawa non polar. Oleh karena itu, senyawa yang non polar kemudian akan lebih cepat melewati kolom.

Fase-balik-HPLC

Dalam kasus ini, ukuran kolom sama, tetapi silika dimodifikasi menjadi non polar melalui pelekatan rantai-rantai hidrokarbon panjang pada permukaannya secara sederhana baik berupa atom karbon 8 atau 18. Sebagai contoh, pelarut polar digunakan berupa campuran air dan alkohol seperti metanol.

Dalam kasus ini, akan terdapat atraksi yang kuat antara pelarut polar dan molekul polar dalam campuran yang melalui kolom. Atraksi yang terjadi tidak akan sekuat atraksi antara rantai-rantai hidrokarbon yang berlekatan pada silika (fase diam) dan molekul-molekul polar dalam larutan. Oleh karena itu, molekul-molekul polar dalam campuran akan menghabiskan waktunya untuk bergerak bersama dengan pelarut.

Senyawa-senyawa non polar dalam campuran akan cenderung membentuk atraksi dengan gugus hidrokarbon karena adanya dispersi gaya van der Waals. Senyawa-senyawa ini juga akan kurang larut dalam pelarut karena membutuhkan pemutusan ikatan hydrogen sebagaimana halnya senyawa-senyawa tersebut berada dalam molekul-molekul air atau metanol misalnya. Oleh karenanya, senyawa-senyawa ini akan menghabiskan waktu dalam larutan dan akan bergerak lambat dalam kolom.

Ini berarti bahwa molekul-molekul polar akan bergerak lebih cepat melalui kolom.

Fase balik HPLC adalah bentuk yang biasa digunakan dalam HPLC.Melihat seluruh proses

Diagram alir HPLC

Injeksi.sampel

Injeksi sample seluruhnya otomatis dan anda tidak akan mengharapkan bagaimana mengetahui apa yang terjadi pada tingkat dasar. Karena proses ini meliputi tekanan, tidak sama halnya dengan kromatografi gas (jika anda telah mempelajarinya).

Waktu_retensi

Waktu yang dibutuhkan oleh senyawa untuk bergerak melalui kolom menuju detektor disebut sebagai waktu retensi. Waktu retensi diukur berdasarkan waktu dimana sampel diinjeksikan sampai sampel menunjukkan ketinggian puncak yang maksimum dari senyawa itu.
Senyawa-senyawa yang berbeda memiliki waktu retensi yang berbeda. Untuk beberapa senyawa, waktu retensi akan sangat bervariasi dan bergantung pada:
• tekanan yang digunakan (karena itu akan berpengaruh pada laju alir dari pelarut)
• kondisi dari fase diam (tidak hanya terbuat dari material apa, tetapi juga pada ukuran partikel)
• komposisi yang tepat dari pelarut
• temperatur pada kolom
Itu berarti bahwa kondisi harus dikontrol secara hati-hati, jika anda menggunakan waktu retensi sebagai sarana untuk mengidentifikasi senyawa-senyawa.
Detektor
Ada beberapa cara untuk mendeteksi substansi yang telah melewati kolom. Metode umum yang mudah dipakai untuk menjelaskan yaitu penggunaan serapan ultra-violet.

Banyak senyawa-senyawa organik menyerap sinar UV dari beberapa panjang gelombang. Jika anda menyinarkan sinar UV pada larutan yang keluar melalui kolom dan sebuah detektor pada sisi yang berlawanan, anda akan mendapatkan pembacaan langsung berapa besar sinar yang diserap.

Jumlah cahaya yang diserap akan bergantung pada jumlah senyawa tertentu yang melewati melalui berkas pada waktu itu. Anda akan heran mengapa pelarut yang digunakan tidak mengabsorbsi sinar UV. Pelarut menyerapnya! Tetapi berbeda, senyawa-senyawa akan menyerap dengan sangat kuat bagian-bagian yang berbeda dari specktrum UV.

Misalnya, metanol, menyerap pada panjang gelombang dibawah 205 nm dan air pada gelombang dibawah 190 nm. Jika anda menggunakan campuran metanol-air sebagai pelarut, anda sebaiknya menggunakan panjang gelombang yang lebih besar dari 205 nm untuk mencegah pembacaan yang salah dari pelarut.
Interpretasi output dari detektor
Output akan direkam sebagai rangkaian puncak-puncak, dimana masing-masing puncak mewakili satu senyawa dalam campuran yang melalui detektor dan menerap sinar UV. Sepanjang anda mengontrol kondisi kolom, anda dapat menggunakan waktu retensi untuk membantu mengidentifikasi senyawa yang diperoleh, tentunya, anda (atau orang lain) sudah mengukur senyawa-senyawa murninya dari berbagai senyawa pada kondisi yang sama.

Anda juga dapat menggunakan puncak sebagai jalan untuk mengukur kuanti?tas dari senyawa yang dihasilkan. Mari beranggapan bahwa tertarik dalam senyawa tertentu, X.

Jika anda menginjeksi suatu larutan yang mengandung senyawa murni X yang telah diketahui jumlahnya pada instrumen, anda tidak hanya dapat merekam waktu retensi dari senyawa tersebut, tetapi anda juga dapat menghubungkan jumlah dari senyawa X dengan puncak dari senyawa yang dihasilkan.

Area yang berada dibawah puncak sebanding dengan jumlah X yang melalui detektor, dan area ini dapat dihitung secara otomatis melalui layar komputer. Area dihitung sebagai bagian yang berwarna hijau dalam gambar (sangat sederhana).

Jika larutan X kurang pekat, area dibawah puncak akan berkurang meskipun waktu retensi akan sama. Misalnya,

Ini berarti dimungkinkan mengkalibrasi instrumen sehingga dapat digunakan untuk mengetahu berapa jumlah substansi yang dihasilkan meskipun dalam jumlah kecil.

Meskipun demikian, harus berhati-hati. Jika anda mempunyai dua substansi yang berbeda dalam sebuah campuran (X dan Y), dapatkah anda mengatakan jumlah relatifnya? Anda tidak dapat mengatakannya jika anda menggunakan serapan UV sebagai metode pendeteksinya.

Dalam gambar, area di bawah puncak Y lebih kecil dibanding dengan area dibawah puncak X. Ini mungkin disebabkan oleh karena Y lebih sedikit dari X, tetapi dapat sama karena Y mengabsorbsi sinar UV pada panjang gelombang lebih sedikit dibanding dengan X. Ini mungkin ada jumlah besar Y yang tampak, tetapi jika diserap lemah, ini akan hanya memberikan puncak yang kecil.

Rangkaian HPLC pada spektrometer massa

Ini menunjukkan hal yang sangat menakjubkan! Pada saat detektor menunjukkan puncak, beberapa senyawa sementara melewati detektor dan pada waktu yang sama dapat dialihkan pada spektrometer massa. Pengalihan ini akan memberikan pola fragmentasi yang dapat dibandingkan pada data komputer dari senyawa yang polanya telah diketahui. Ini berarti bahwa identifikasi senyawa dalam jumlah besar dapat ditemukan tanpa harus mengetahui waktu retensinya.

UV-Visible Spectrofotometry

Sumber : Merck Chemicals.co.id
Dalam bidang kimia, pengukuran analitik memiliki peranan yang sangat penting. Tujuan dari pengukuran analitik ini adalah untuk menentukan “nilai sebenarnya” dari suatu parameter kuantitas kimia, contohnya seperti: konsentrasi, pH atau nilai absorbansi maupun transmittance dari pengukuran dengan Spektrofotometer UV-Vis.“Nilai sebenarnya” adalah nilai yang mengkarakterisasi suatu kuantitas secara benar dan didefinisikan pada kondisi tertentu yang eksis pada saat kuantitas tersebut diukur. Beberapa contoh parameter yang dapat ditentukan secara analitik adalah konsentrasi, pH, temperatur, titik didih, kecepatan reaksi, dan lain lain.
Dalam pengamatan eksperimen secara umum, hasil yang diperoleh pasti tidak dapat terlepas dari faktor kesalahan. Nilai parameter sebenarnya yang akan ditentukan dari suatu perhitungan analitik tersebut adalah ukuran ideal. Nilai tersebut ini hanya bisa diperoleh jika semua penyebab kesalahan pengukuran dihilangkan dan jumlah populasi tidak terbatas. Faktor penyebab kesalahan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal antara lain adalah faktor bahan kimia, peralatan, analis, kondisi pengukuran dan lain-lain. Salah satu cara yang dapat digunakan untuk mengurangi kesalahan dalam pengukuran analitik ini adalah dengan proses kalibrasi.Spektrofotometer UV-Vis banyak digunakan untuk penentuan konsentrasi senyawa-senyawa yang dapat menyerap radiasi pada daerah ultraviolet (200 – 400 nm) atau daerah sinar tampak (400 – 800 nm) (Sastrohamidjojo, 1991). Analisis dengan instrument ini dilakukan dengan penentuan absorbansi dari larutan sampel yang diukur.
Prinsip penentuan spektrofotometer UV-Vis adalah aplikasi dari Hukum Lambert-Beer, yaitu:
A = - log T = - log It / Io = ε . b . C
Dimana:
A = Absorbansi dari sampel yang akan diukur ε = Koefisien ekstingsi
T = Transmitansi b = Tebal kuvet yang digunakan
I0 = Intensitas sinar masuk
It = Intensitas sinar yang diteruskan C = Konsentrasi dari sampel
Faktor penyebab kesalahan sistematik yang sering terjadi dalam analisis menggunakan spektrofotometer adalah:
a) Adanya serapan oleh pelarut
Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan blangko, yaitu larutan yang berisi matrik selain komponen yang akan
dianalisis.
b) Serapan oleh kuvet
Kuvet yang dapat digunakan adalah dari bahan gelas atau kuarsa, dimana kuvet kuarsa memberikan kualitas
yang lebih baik, namun tentu saja harganya jauh lebih mahal. Serapan oleh kuvet ini diatasi dengan
penggunaan jenis,
ukuran, dan bahan kuvet yang sama untuk tempat blangko dan sampel.
c) Kesalahan fotometrik normal pada pengukuran dengan absorbansi sangat rendah
Atau sangat tinggi, hal ini dapat diatur dengan pengaturan konsentrasi, sesuai dengan kisaran sensitivitas dari
alat yang digunakan (melalui pengenceran atau pemekatan). Tujuan kalibrasi adalah untuk mencapai ketertelusuran pengukuran. Hasil pengukuran dapat dikaitkan atau ditelusur sampai ke standar yang lebih tinggi atau teliti

Minggu, 17 Oktober 2010

Vitamin C mampu halau flu

Kamis, 14 Oktober 2010

Cashfiesta.com - Earn cash money online

Rabu, 13 Oktober 2010

LEMAK (AS LEMAK TIDAK JENUH) presentasi ABM

BAB I
PENDAHULUAN

1.1.Latar Belakang
Peran lemak dan minyak bagi kesehatan makin diperhatikan orang karena naiknya status sosial, gaya hidup yang moderen dan berubahnya pola makan. Bukti-bukti baru baik yang berkaitan dengan efek yang merugikan maupun yang menguntungkan dalam mengkonsumsi jenis lemak tertentu banyak muncul di media massa atau majalah ilmiah. Disamping yang sejalan, ada pula yang berlawanan, sehingga diperlukan kesamaan pandangan tentang jumlah, jenis, komposisi dan aspek-aspek lain yang berkaitan dengan konsumsi minyak atau lemak dalam makanan sehari-hari. Minyak merupakan trigliserida yang tersusun atas tiga unit asam lemak, berwujud cair pada suhu kamar(25°C) dan lebih banyak mengandung asam lemak tidak jenuh sehingga mudah mengalami oksidasi. Minyakyang berbentuk padat biasa disebut dengan lemak. Minyak dapat bersumber dari tanaman, misalnya minyak zaitun, minyak jagung, minyak kelapa, dan minyak bunga matahari. Minyak dapat juga bersumber dari hewan,misalnya minyak ikan sardin, minyak ikan paus dan lain-lain.


Sehubungan dengan hal tersebut, para pakar kesehatan masyarakat dan ahli ilmu dan teknologi pangan dari seluruh dunia untuk berkumpul di Roma membahas konsumsi lemak dan minyak yang ideal bagi dan kesehatan manusia. Hasilnya berupa rekomendasi atau anjuran-anjuran yang sangat bermanfaat baik bagi konsumen, penyuluh gizi, pengolah makanan, ahli kesehatan, produsen dan distributor makanan serta masyarakat dunia.
Rekomendasi yang dikeluarkan kelompok ahli FAO/WHO tersebut meliputi: konsumsi minimum lemak/minyak bagi orang dewasa, bayi, dan balita; batas maksimal konsumsi lemak/minyak, serta senyawa-senyawa yang dihubungkan dengan konsumsi lemak/minyak yaitu antioksidan dan karotenoid; rekomendasi menyangjut konsumsi asam lemak essensial serta informasi gizi dan program-program pembinaan yang diperlukan.

Lemak sebagai bahan pangan dibagi menjadi 2 golongan,yaitu :1)lemak yang siap dikonsumsi tanpa dimasak (edible fat consumed uncooked) misalnya mentega,margarine dan lemak yang digunakan dalam kembang gula dan 2)lemak yang dimasak bersama bahan pangan,atau dijadikan sebagai medium penghantar panas dalam memasak bahan pangan;misalnya minyak goreng.Kadang-kadang untuk tujuan ini dapat juga digunakan mentega atau margarine.Lemak atau minyak yang ditambahkan kedalam bahan pangan atau yang dijadikan sebagai bahan pangan perlu memenuhi persyaratan dan sifat tertentu.Sebagai contoh ialah persyaratan atau sifat-sifat yang digunakan untuk pembuatan mentega atau margarine berbeda dengan persyaratan minya.Disamping itu minyak dan lemak memegang peranan penting dalam menjaga kesehatan tubuh manusia.
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

2.1.Pengertian Lemak dan Minyak
Lemak dan minyak adalah salah satu kelompok yang termasuk pada golongan lipid , yaitu senyawa organik yang terdapat di alam serta tidak larut dalam air, tetapi larut dalam pelarut organik non-polar,misalnya dietil eter (C2H5OC2H5), Kloroform(CHCl3), benzena dan hidrokarbon lainnya, lemak dan minyak dapat larut dalam pelarut yang disebutkan di atas karena lemak dan minyak mempunyai polaritas yang sama dengan pelarut tersebut.
Bahan-bahan dan senyawa kimia akan mudah larut dalam pelarut yang sama polaritasnya dengan zat terlarut . Tetapi polaritas bahan dapat berubah karena adanya proses kimiawi. Misalnya asam lemak dalam larutan KOH berada dalam keadaan terionisasi dan menjadi lebih polar dari aslinya sehingga mudah larut serta dapat diekstraksi dengan air. Ekstraksi asam lemak yang terionisasi ini dapat dinetralkan kembali dengan menambahkan asam sulfat encer (10 N) sehingga kembali menjadi tidak terionisasi dan kembali mudah diekstraksi dengan pelarut non-polar. Lemak dan minyak merupakan senyawaan trigliserida atau triasgliserol, yang berarti “triester dari gliserol” . Jadi lemak dan minyak juga merupakan senyawaan ester . Hasil hidrolisis lemak dan minyak adalah asam karboksilat dan gliserol . Asam karboksilat ini juga disebut asam lemak yang mempunyai rantai hidrokarbon yang panjang dan tidak bercabang. Lemak dan minyak merupakan senyawaan trigliserida dari gliserol . Dalam pembentukannya, trigliserida merupakan hasil proses kondensasi satu molekul gliserol dan tiga molekul asam lemak (umumnya ketiga asam lemak tersebut berbeda –beda), yang membentuk satu molekul trigliserida dan satu molekul air .

2.2.Klasifikasi Lemak dan Minyak

2.2.1. Berdasarkan kejenuhannya (ikatan rangkap)

a.Asam lemak jenuh (tidak ada ikatan rangkap)

Nama asam
Struktur
Sumber

Butirat
Palmitat
stearat CH3(CH2)2CO2H
CH3(CH2)14CO2H
CH3(CH2)16CO2H Lemak susu
Lemak hewani dan nabati
Lemak hewani dan nabati









b.Asam lemak tak jenuh (ada ikatan rangkap)


Nama Asam Struktur Sumber
Palmitoleat
Oleat
Linoleat
Linolenat CH3(CH2)5CH=CH(CH2)7CO2H
CH3(CH2)7CH=CH(CH2) 7CO2H
CH3(CH2)4CH=CHCH2CH=CH(CH2)7CO2H
CH3CH2CH=CHCH2CH=CHCH2=CH
(CH2) 7CO2H Lemak hewani dan nabati
Lemak hewani dan nabati
Minyak nabati
Minyak biji rami

Asam lemak jenuh merupakan asam lemak yang mengandung ikatan tunggal pada rantai hidrokarbonnya. Asam lemak jenuh mempunyai rantai zig-zag yang dapat cocok satu sama lain, sehingga gaya tarik van der walls tinggi, sehingga biasanya berwujud padat. Sedangkan asam lemak tak jenuh merupakan asam lemak yang mengandung ikatan rangkap pada rantai hidrokarbonnya . asam lemak dengan lebih dari satu ikatan dua tidak lazim,terutama terdapat pada minyak nabati,minyak ini disebut polyunsaturated. Trigliserida tak jenuh ganda (polyunsaturated) cenderung berbentuk minyak.

2.2.2.Berdasarkan Sifat Mengering


Sifat Keterangan
Minyak tidak mengering
(non-drying oil)




Minyak setengah mengering
(semi –drying oil)


Minyak nabati mengering
(drying –oil) - t tipeminyak zaitun, contoh: minyak zaitun,minyak buah persik,minyak kacang
- tipe minyak rape,contoh: minyak biji rape,minyak mustard
- tipe minyak hewani contoh; minyak sapi


Minyak yang mempunyai daya mengering yang lebih lambat.Contohnya: minyak biji kapas ,minyak bunga matahari


Minyak yang mempunyai sifat dapat mengering jika kena oksidasi , dan akan berubah menjadi lapisan tebal , bersifat kental dan membentuk sejenis selaput jika dibiarkan di udara terbuka.
Contoh: minyak kacang kedelai, minyak biji karet













2.2.3.Berdasarkan Sumbernya

Sumber Keterangan
Berasal dari tanaman (minyak
Nabati)





Berasal dari hewan(lemak hewani)
- biji-biji palawija.
Contoh: minyak jagung,biji kapas
- kulit buah tanaman tahunan.
Contoh: minyak zaitun,minyak kelapa sawit
- biji-biji tanaman tahunan .contoh :kelapa,coklat,inti sawit


- susu hewan peliharaan,contoh: lemak susu
-daging hewan peliharaan ,contoh:lemak sapi,oleosterin
- hasil laut, contoh: minyak ikan sardin,minyak ikan paus


2.2.4.Berdasarkan Kegunaannya

Nama
Kegunaan

Minyak meneral(minyak bumi)
Minyak nabati/hewani
(minyak/lemak
Minyak atsiri(essential oil)
Sebagai bahan bakar
Bahan makan bagi manusia

Untuk obat-obatan
Minyak ini mudah menguap pada temperatur kamar,sehingga disebut juga minyak terbang

2.3.Kegunaan Lemak dan Minyak
Lemak dan minyak merupakan senyawaan organik yang penting bagi kehidupan makhluk hidup.adapun lemak dan minyak ini antara lain:
1. Memberikan rasa gurih dan aroma yang spesifik
2. Sebagai salah satu penyusun dinding sel dan penyusun bahan-bahan biomolekul
3. Sumber energi yang efektif dibandingkan dengan protein dan karbohidrat,karena lemak dan minyak jika dioksidasi secara sempurna akan menghasilkan 9 kalori/liter gram lemak atau minyak. Sedangkan protein dan karbohidrat hanya menghasilkan 4 kalori tiap 1 gram protein atau karbohidrat.
4. Karena titik didih minyak yang tinggi, maka minyak biasanya digunakan untuk menggoreng makanan di mana bahan yang digoreng akan kehilangan sebagian besar air yang dikandungnya atau menjadi kering.
5. Memberikan konsistensi empuk,halus dan berlapis-lapis dalam pembuatan roti.
6. Sebagai pelarut vitamin-vitamin seperti vitamin A,D,E dan K.
7. Sebagai sumber utama energy disamping karbohidrat
8. Sebagai sumber PUFA (PolyUnsaturated Fatty acid )






2.4.Sifat – Sifat Lemak dan Minyak

2.4.1.Sifat – sifat Fisika

1. Bau amis (fish flavor)
2. Bobot jenis dari lemak dan minyak biasanya ditentukan pada temperatur kamar
3. Indeks bias dari lemak dan minyak dipakai pada pengenalan unsur kimia dan untuk pengujian kemurnian minyak.
4. Minyak/lemak tidak larut dalam air kecuali minyak jarak (coastor oil, sedikit larut dalam alkohol dan larut sempurna dalam dietil eter,karbon disulfida dan pelarut halogen).
5. Titik didih asam lemak semakin meningkat dengan bertambahnya panjang rantai karbon
6. Rasa pada lemak dan minyak selain terdapat secara alami ,juga terjadi karena asam-asam yang berantai sangat pendek sebaggai hasil penguraian pada kerusakan minyak atau lemak.
7. Turbidity Point,suhu pada waktu mulai kekeruhan
8.Titik lunak (Softening Point),suhu dimana lemak mulai melunak atau mulai mencair sehingga dapat bergerak atau meluncur didalam tabung kapiler.
9.Warna,terdiri dari warna alamiah dan warna hasil degradasi zat warna alamiah.(Ketaren,1986)

2.4.Masalah Ketengikan dan Keracunan Lemak
Tipe penyebab ketengikan dalam lemak dibagi atas 3 golongan yaitu:1)Ketengikan oleh oksidasi (oxidative rancidity),2)Ketengikan oleh enzi(Enzymatic Rancidity) dan 3)Ketengikan oleh proses hidrolisa (Hidrolitic Rancidity).

2.5.1.Ketengikan oleh oksidasi (oxidative rancidity)
Terjadi karena proses oksidasi oleh oksigen udara terhadap asam lemak tidak jenuh dalam lemak.Proses oksidasi dapat terjadi pada suhu kamar,dan selama proses pengolahan menggunakan suhu tinggi.Hasil oksidasi lemak dalam bahan pangan tidak hanya mengakibatkan rasa dan bau yang tidak enak,tetapi juga dapat menurunkan nilai gizi,karena kerusakan vitamin dan asam lemak esensial dalam lemak.

2.5.2.Ketengikan oleh Enzim (Enzymatic Rancidity)
Bahan pangan berlemak dengan kadar air dan kelembaban udara tertentu,merupakan medium yang baik bagi pertumbuhan jamur.Jamur tersebut mengeluarkan enzim,misalnya enzim lipo clastic menguraikan trigliserida ,menjadi asam lemak bebas dan gliserol.Enzim peroksida dapat mengoksidasi asam lemak tidak jenuh sehingga terbentuk peroksida.

2.5.3.Ketengikan oleh Proses Hidrolisa(Hydrolitic Rancidity)
Komponen zat berbau tengik dalam minyak selain dihasilkan dari proses oksidasi dan enzimatis,juga disebabkan oleh hasil hidrolisa lemak yang mengandung asam lemak jenuh berantai pendek.

Kemungkinan kerusakan lemak,dapat disebabkan oleh 4 faktor yaitu:1)absorbsi bau oleh lemak,2)aksi oleh enzim dalam jaringan bahan mengandung lemak,3)aksi mikroba,4)Oksidasi oleh oksigen diudara atau kombinasi dari dua atau lebih dari penyebab kerusakan tersebut diatas.



2.6.Lemak Trans (trans fatty acid)
Lemak trans merupakan salah satu jenis lemak yang tidak baik bagi kesehatan karena bisa mengikis kolesterol baik. Lemak ini bahkan dinyatakan berakibat lebih buruk dibandingkan lemak jenuh. Karena itu, asupan lemak jenis ini dianjurkan kurang dari 1% dari jumlah energi yang diperlukan tubuh per hari. Jumlah ini setara dengan 2-3 gram sehari.
Lemak trans merupakan lemak tambahan yang dibuat saat gas hidrogen bereaksi dengan minyak, melalui proses yang dikenal dengan hidrogenasi. Proses hidrogenasi ini berfungsi untuk meningkatkan kekerasan dan stabilitas rasa dari makanan yang mengandung lemak ini. Jenis lemak ini terkandung dalam lemak sayuran, beberapa jenis margarin, crackers, kue-kue, kudapan, makanan cepat saji (ayam goreng, biskuit, fried fish sandwiches, French fries, fried apple atau pie desserts lainnya), donat, muffin, pie, kue tart, biskuit kalengan, minuman kopi latte serta makanan lain yang digoreng dengan minyak yang telah dihidrogenasi. Berbeda dengan lemak-lemak yang lain, sebagian besar lemak trans terbentuk saat industri makanan mengubah minyak cair menjadi lemak padat seperti shortening (lemak sayur) dan margarin keras. Lemak trans lebih berisiko menyebabkan penyakit jantung dibandingkan lemak-lemak jenuh (yang sempat diyakini menjadi jenis lemak terburuk). Meskipun lemak jenuh (yang ditemukan pada mentega, keju dan daging sapi) meningkatkan kadar kolesterol total, tetapi lemak trans lebih buruk lagi yaitu menguras kolesterol baik HLD, yang membantu melindungi dari penyakit jantung.















DAFTAR PUSTAKA

http//:www.mediaindonesia.com/mediahidupsehat/index.php
http//:respository.usu.ac.id/document/lemakdanminyak.pdf
Ketaren,S.1986.Minyak dan Lemak Pangan.Jakarta:Penerbit Universitas Indonesia
Sediaoetama,A.D.2004.Ilmu Gizi.Jilid I.Yogyakarta:Penerbit Dian Rak

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost